Nama 12 WNI yang Dideportasi dari Turki

Siswanto, Erick Tanjung

Kamis, 26 Maret 2015 | 17:17 WIB
Nama 12 WNI yang Dideportasi dari Turki
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Surakarta, Djarot Sutrisno, menunjukkan fotokopi paspor WNI yang hilang di Turki [Antara/Yusuf Nugroho]

Suara.com - Sebanyak 12, dari 16 WNI, yang ditahan pemerintah Turki sejak 29 Januari 2015 telah dideportasi ke Indonesia. Saat ini dalam perjalanan menggunakan Turkish Airlines ke Tanah Air. Bila tidak ada gangguan, mereka akan tiba di bandara pada pukul 19.30 WIB nanti.

Adapun empat WNI belum bisa dipulangkan ke Indonesia untuk saat ini karena mereka sedang hamil. Mereka diketahui masih satu keluarga.

Berikut ini adalah daftar keduabelas WNI tersebut berdasarkan data Densus 88 Antiteror Polri, Kamis (26/3/2015).

Ririn Andriani Sawir, Agha Rustam Rohmatullah, AlyaNur Islami, Qorin Mun Adyatul Haq, Darimah Waliyurrohman Ahsanul, Nayla Syahida Achsanul Huda, Abdurrahman Umarov Huda, Jauzah Firdauzi Nuzula, Tiara Nurmaanti Marlekan, Syifa Hidayah Kalahnikova, Muhammad Ihsan Rais, dan Aisyahnaz Yasmin.

Mereka rombongan lain yang berbeda dengan 16 WNI yang memisahkan diri dari kelompok perjalanan wisata ke Istambul, Turki, pada 24 Februari 2015. Menurut data Divisi Humas Polri, Kamis (19/3/2015), 16 WNI yang dinyatakan hilang tersebut, yaitu:

Usman Mustofamahdani asal Surakarta, Sakinah Syawemitafsir asal Surakarta, Hapid Umar Babher asal Surakarta, Utsman Hafid asal Surakarta, Atikah Hapid asal Surakarta, Tsabita Utsman Mahdamy asal Surabaya, Salim Muhammad Atamim asal Surabaya, Fauzi Umarsalim asal Surabaya, Jusman Army asal Surabaya, Ulan Isnuri asal Surabaya, Hamara Hafshan asal Surabaya, Aura Kardova asal Surabaya, Dayyan Akhtar asal Surabaya, Hamzah Hafiz asal Surabaya, Sorayah Cholid asal Surabaya, Urayana Afra asal Surabaya.

Kepala Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Anton Charliyan menduga 16 WNI yang masih belum diketahui keberadaannya itu diduga terlibat dalam jaringan ISIS.  Saat ini, tim gabungan dari Indonesia terus menerus berkoordinasi dengan otoritas Turki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ormas di Jatim Siap Perangi ISIS

Ormas di Jatim Siap Perangi ISIS

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 15:59 WIB

Paus Fransiskus Temui Dua Keluarga Korban Pemenggalan ISIS

Paus Fransiskus Temui Dua Keluarga Korban Pemenggalan ISIS

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 14:46 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×