Singapura 'Iri' dengan Bahasa Indonesia

Ardi Mandiri | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2015 | 06:18 WIB
Singapura 'Iri' dengan Bahasa Indonesia
shutterstock_140628544

Suara.com - Ketua Pengarah Pusat Bahasa, Kementrian Pendidikan Melayu Singapura Muhammad Noeh Daipi menyatakan kekagumannya pada sekolah di Pekanbaru yang menerapkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang hidup dalam keseharian disamping sebagai mata pelajaran utama.

"Kami kagum, karena mata pelajaran utama Bahasa Indoensia yang diajarkan guru sarat kandungan, keterampilan, juga nilai-nilai budaya yang mendidik anak-anak apa sebagai panduan dalam kehidupan sehari-hari," kata Muhammad Noeh, di Pekanbaru, Kamis.

Ia mengatakan itu dalam kunjungan studi ke SD Negeri 6 Kota Pekanbaru dengan membawa 11 guru sekolah dasar Kanan Singapura, untuk mempelajari Bahasa Indonesia dalam aktivitas belajar di sekolah.

Muhammad Noeh yang menyebut, Bahasa Indonesia sebagai bahasa "Melayu" Indonesia itu memandang bahwa pengembangan mata pelajaran tersebut sudah punya arah, sehingga bisa menjadi bahasa keseharian.

Oleh karena itu, katanya, kunjungan kami kemari adalah untuk berbagi pengalaman, kendati memang di Singapura Bahasa Melayu hanya menjadi bahasa kedua (bahasa bunda) dan Bahasa Inggris menjadi bahasa pertama sesuai dasar kebijakan pendidikan Pemerintah Singapura.

"Di dalam kelas kita menggunakan Bahasa Inggris, namun tetap mengembangkan bahasa Melayu selama 14 jam setiap minggu. Sama halnya dengan Bahasa Indonesia, bahasa Melayu Singapura yang dipelajari juga ada pantun dan puisi.

Dalam kunjung tersebut para guru Kanan Singapura, yamg mengikuti proses belajar mengajar di kelas satu, dua, dan lima menyatakan kagum serta memuji pembelajaran pada murid secara mandiri, pemahaman tanda baca secara detil.

Kepala UPTD Pendidikan Sukajadi Dr Hj Ratiah Indriyani MM menyatakan kunjungan perdana guru Kanan Singapura ini menjadi kebanggaan dan diharapkan akan adanya kunjungan balasan para guru SDN No 6 Pekanbaru ke Singapura.

Sementara itu, menjawab pertanyaan Muhammad Noeh Daipi, Kepala SD Negeri no 6 Pekanbaru, Kepala SDN No.6 Eliya SPd, mengatakan, selain SDN N0 6 juga terdapat tiga sekolah lainnya yang berada berdekatan, namun para kepala sekolah empat SD ini terus memperkuat kebersamaan pada tiap kegiatan.

"Misalnya hari ini SDN 6 mendapat kunjungan dari para guru Kanan Singapura, maka semua kepala sekolah turut terlibat. Kami juga memiliki kegiatan yang samaseperti upacara bersama, menjaga kebersihan baca yasin bersama, ceramah agama, sholat dhuha atau tiga kali kegiatan secara bersama-sama selama seminggu," katanya.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tes Bahasa Indonesia untuk Pekerja Asing Dibatalkan?

Tes Bahasa Indonesia untuk Pekerja Asing Dibatalkan?

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2015 | 13:02 WIB

Terkini

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

News | Minggu, 26 April 2026 | 00:01 WIB

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

News | Sabtu, 25 April 2026 | 20:12 WIB

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:50 WIB

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:10 WIB

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:19 WIB