Nasib Masa Remaja Perempuan Cantik Suriah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 28 Maret 2015 | 06:12 WIB
Nasib Masa Remaja Perempuan Cantik Suriah
Rahf di apartemennya.

Suara.com - Ruangan sempit seluas 5x5 cm menjadi saksi bisu perubahan kehidupan Rahf, remaja perempuan Suriah yang masa depannya direnggut perang saudara. Di kamar itu, masa remaja Rahf dihabiskan.

Pagi itu tak ada yang berubah, dingin dan berdebu. Kini Rahf tinggal di Kota Aleppo di pinggiran Suriah bersama orangtuanya. Di sana tidak selalu terjadi perang.

Rahf bangun pukul 09.00 pagi dan mandi. Dia merapihkan tikar di lantai yang dia pakai untuk tidur. Di kamar itu, juga ada peralatan komputer yang bisa dipakai untuk internet.

Kota Aleppo tidak selalu terjadi perang. Di sana hanya beberapa kali menjadi imbas perang Suriah sejak 2011. Perang menyebabkan harga koditas melonjak tajam. Bahkan sampai 6 kali lipat.

Sementara perang juga memaksa Rahf dan keluarganya untuk pindah dan tinggal di apartemen sewaan. Di sana mereka sudah empat tahun tinggal.

Perang juga memaksa Rahf berhenti kuliah. Kampusnya di Universitas Aleppo dibom dan hancur. Padahal dia termasuk mahasiswi pintar jurusan Teknik Elektro. Sekarang keluarga Rahf jatuh miskin.

"Masa depan saya dihancurkan (oleh perang). Di Suriah, jika Anda meninggalkan universitas selama dua tahun, Anda tidak akan diizinkan kembali. Tapi aku tidak pernah punya niat untuk kembali. Itu berbahaya untuk berjalan ke sekolah. Keluarga saya bisa menggunakan uang itu untuk bertahan hidup. Lebih baik untuk hidup," jelas dia.

Setelah melupakan mimpinya untuk menjadi sarjana elektro, Rahf hanya membantu ibunya menyelesaikan pekerjaan rumah. Seperti menyapu, mencuci, dan membersihkan apartemen.

"Kadang-kadang pergi belanja dengan ibu saya dan membeli (barang-barang penting)," jelas dia.

Hanya saja tidak setiap hari dia belanja. Sebab Tidak ada uang dan komuditas. Penduduk di sana bergantung dengan bantuan program pangan PBB.

Hidup dalam keterbatasan selalu menjadi penghalang. Bahkan listri sulit untuk ditemukan. Pada 17 April nanti, Rahf akan berusia 24 tahun. Dia berharap perang segera berakhir. (mig.me)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemuda Islam di Papua Siap Halau Kehadiran ISIS

Pemuda Islam di Papua Siap Halau Kehadiran ISIS

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 19:03 WIB

Assad: Amerika Tak Bisa Tekan Kedaulatan Suriah

Assad: Amerika Tak Bisa Tekan Kedaulatan Suriah

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 11:13 WIB

Ini Keluhan Tentara ISIS di Tengah Medan Perang

Ini Keluhan Tentara ISIS di Tengah Medan Perang

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 06:40 WIB

Terkini

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB