LKS Menghina Sahabat Nabi Berdampak Negatif Bagi Peserta Didik

Ruben Setiawan | Agung Sandy Lesmana
LKS Menghina Sahabat Nabi Berdampak Negatif Bagi Peserta Didik
Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin. (suara.com/Adrian Mahakam)

Tidak hanya meresahkan masyarakat.

Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai, peredaran buku Lembar Kerja Siswa Madrasah Aliyah Kelas X mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang memuat materi terindikasi pelecehan terhadap sahabat nabi tidak hanya meresahkan umat muslim di Indonesia. Menurutnya, peredaran buku tersebut juga bisa berdampak negatif bagi peserta didik.

"Buku-buku tersebut tidak hanya meresahkan masyarakat tapi juga memberikan pendidikan yang sangat negatif bagi peserta didik kita dan bagi siswa-siswi kita," kata Lukman saat ditemui di Gedung AA, Maramis II, Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2015).

Terkait kasus ini, pihaknya, sedang mengkaji lebih jauh mengenai materi dalam Lembar Kerja Siswa Madrasah Aliyah Kelas X mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang diduga memuat materi bernada penghinaan terhadap sahabat nabi itu.

"Apakah ada temuan-temuan yang bertentangan dengan paham mayoritas umat islam di Indonesia," katanya.

Bahkan dia telah meminta kepolisian agar segera menindak tegas pihak-pihak yang telah menyebarkan buku-buku pelajaran yang terindikasi menyimpang dari ajaran agama Islam.

"Sebagai negara hukum, tentu proses hukum harus dikedepankan," kata Lukman.

Beberapa pekan lalu, Tanah Air juga heboh buku pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA kelas XI karya Mustahadi dan Mustakim terbitan Pusat Kurikulum Perbukuan, Balitbang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebab, oleh sebagian kalangan materi buku ini dinilai mengandung materi ajaran berbau radikalisme. Buku ini sudah ditarik dari sekolah.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS