Penumpang Commuter Line Senang dengan Tarif Baru

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2015 | 16:21 WIB
Penumpang Commuter Line Senang dengan Tarif Baru
Tarif baru KRL. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Mulai Rabu (1/4/2015) besok PT KAI Commuter Line Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi mengubah sistem tarif. Sekarang tarif CL dihitung perkilometer.

Tarif yang ditentukan nantinya setiap 25 km, pengguna CL harus membayar Rp2.000. Sementara di 10 km selanjutnya tarif yang dibayarkan Rp1.000. Sementara sistem tarif lama ditentukan perstasiun.

Asosiasi Penumpang Kereta (ASPEKA) menyatakan senang dengan perubahan skema tarfif itu. Sekertaris Jenderal ASPEKA Anthony Ladjar mengatakan skema tarif itu membuat tarif lebih mudah dan adil.

"Kami mengapresiasi penerapan sistem tarif per jarak ini termasuk penambahan jadwal beberapa perjalanan KRL," jelas dia dalam pernyataannya, Selasa (31/3/2015).

Anthony menjelaskan penerapan tarif per kilometer ini pernah diusulkan melalui surat elektronik ASPEKA 14 Agustus 2012 lalu. Usulan saat itu adalah menggunakan tarif per jarak dengan tarif maksimum Rp9.000 yang dihitung dari jarak antar stasiun.

"Saat itu yang menjadi acuan adalah jarak stasiun Bogor ke stasiun Jakarta Kota. Walaupun belum menganut skema PSO, namun tarif ini saat itu diusulkan dengan semangat keadilan," kata dia.

Menurut Anthony skema tarif perkilometer adil untuk penumpang kereta dengan jarak dekat. Dia menganalogikan tarif Bekasi-Jakarta sebelumnya Rp8.500. Sementara jaraknya tidak sampai 25km.

"Sementara tarif Bogor-Jakarta yang saat itu berada di angka Rp 9.000, sementara jaraknya mencapai 55km. Hanya beda Rp 500 dengan perbedaan jarak dua kali lipat.

Sementara Jalur Tangerang Rp 7.500, padahal jaraknya tidak sampai 20 km dibanding dengan jalur Serpong yang berjarak 35km. "Belum lagi kalau kita menelaah sistem pentarifan commuter non Jabodetabek," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurang Air, Petugas Sulit Padamkan Api di Tanah Abang

Kurang Air, Petugas Sulit Padamkan Api di Tanah Abang

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 20:34 WIB

Kebakaran Hebat di Tanah Abang, Layanan KRL Ikut Terganggu

Kebakaran Hebat di Tanah Abang, Layanan KRL Ikut Terganggu

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 20:22 WIB

Beli Kereta Api Baru, Tiket KRL Bisa Rp50.000

Beli Kereta Api Baru, Tiket KRL Bisa Rp50.000

Bisnis | Senin, 10 November 2014 | 14:49 WIB

20 Oktober, Jumlah Penumpang KRL Pecahkan Rekor

20 Oktober, Jumlah Penumpang KRL Pecahkan Rekor

Bisnis | Senin, 10 November 2014 | 12:11 WIB

Terkini

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03 WIB

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:59 WIB

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55 WIB

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:35 WIB

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:25 WIB

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:24 WIB

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:21 WIB