Mereka Paling Sengsara karena Perang di Yaman

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 04 April 2015 | 06:05 WIB
Mereka Paling Sengsara karena Perang di Yaman
Sebuah rumah di dekat Bandara Sanaa, Yaman rusak berat terkena serangan udara (31/3). [Reuters/Khaled Abdullah]

Suara.com - Dampak perang adalah kehancuran, begitu juga di Yaman. Serangan militer Arab Saudi menciptakan kehancuran menyeluruh di Yaman.

Yang paling merasakan dari perang senjata itu adalah warga sipil di sana. Salah satu warga yang berprofesi sebagai pedagang Rassam Ali merasa bangkrut. Kehidupannya hancur.

Toko sembako miliknya di Kota Sanaa sepi pembeli. "Ada sangat sedikit orang yang tersisa di sini," jelas dia.

Semua warga di sana melarikan diri keluar kota untuk menyelamatkan diri dari gempuran militer Arab Saudi. "Jadi tidak ada orang datang untuk membeli apa-apa lagi," kata Ali.

Ali mengatakan saat ini pendapatannya anjlok. Perhari, jika beruntung dia mendapatkan uang USD 20 dolar. Tentu itu jauh dari cukup untuk menyewa toko dan membayar listrik.

"Jika situasi tetap seperti ini maka saya yakin akan bangkrut," jelas dia,

Tokonya tidak jauh dari bandara dan pangkalan udara militer yang menjadi target utama dari serangan udara Arab Saudi. Banyak warga sipil melarikan diri dari ibukota sejak serangan udara pekan lalu.

Pimpinan Redaksi Yaman Post, Hakim Al-Masmari bercerita gempuran militer Arab Saudi semakin luas. Sebelumnya hanya Kota Sanaa yang menjadi sasaran.

"Sekarang mereka mengincar pinggiran kota," kata Hakim.

Ekonom Yaman, Ahmed Shammakh melihat Yaman bisa menjadi negara termiskin di dunia jika konflik terus terjadi. Ini ditandai dengan naiknya harga barang pokok.

"Bahan pokok banyak, tapi rakyat tidak mampu beli," jelas dia.

Dampak lainnya, 1 juta anak-anak balita di Yaman terancam kekurangan gizi. Sekitar 13 juta warga Yaman bergantung pada air yang tercemar atau kotor untuk minum. (aljazerra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Evakuasi 262 WNI dari Yaman ke Kota Jizan Berlangsung Mencekam

Evakuasi 262 WNI dari Yaman ke Kota Jizan Berlangsung Mencekam

News | Kamis, 02 April 2015 | 12:46 WIB

Fosil Unta Perang Ottoman Ditemukan di Gudang Bawah Tanah Austria

Fosil Unta Perang Ottoman Ditemukan di Gudang Bawah Tanah Austria

Tekno | Kamis, 02 April 2015 | 09:33 WIB

Bantu Evakuasi, Tim Satgas Polri Hari Ini Diberangkatkan ke Yaman

Bantu Evakuasi, Tim Satgas Polri Hari Ini Diberangkatkan ke Yaman

News | Rabu, 01 April 2015 | 13:53 WIB

Menteri Tedjo Ungkap Jalur Evakuasi WNI yang Terjebak di Yaman

Menteri Tedjo Ungkap Jalur Evakuasi WNI yang Terjebak di Yaman

News | Rabu, 01 April 2015 | 12:05 WIB

Selama Sepekan 62 Anak-anak Tewas di Yaman

Selama Sepekan 62 Anak-anak Tewas di Yaman

News | Rabu, 01 April 2015 | 05:11 WIB

Polri Terjunkan Tim Bantu Percepat Pemulangan WNI Dari Yaman

Polri Terjunkan Tim Bantu Percepat Pemulangan WNI Dari Yaman

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 17:47 WIB

Ribuan WNI di Yaman Diungsikan ke Oman dan Arab Saudi

Ribuan WNI di Yaman Diungsikan ke Oman dan Arab Saudi

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 07:14 WIB

Yaman Perang,  TNI Siap Selamatkan WNI yang Tertahan

Yaman Perang, TNI Siap Selamatkan WNI yang Tertahan

News | Senin, 30 Maret 2015 | 12:38 WIB

Pemerintah Harus Pulangkan Puluhan WNI yang Tertahan di Yaman

Pemerintah Harus Pulangkan Puluhan WNI yang Tertahan di Yaman

News | Senin, 30 Maret 2015 | 11:53 WIB

Assad: Amerika Tak Bisa Tekan Kedaulatan Suriah

Assad: Amerika Tak Bisa Tekan Kedaulatan Suriah

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 11:13 WIB

Terkini

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

×