Evakuasi 262 WNI dari Yaman ke Kota Jizan Berlangsung Mencekam

Siswanto | Suara.com

Kamis, 02 April 2015 | 12:46 WIB
Evakuasi 262 WNI dari Yaman ke Kota Jizan Berlangsung Mencekam
Tim Satgas Polri yang dikirimkan ke Yaman. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pemerintah telah berhasil mengevakuasi 262 warga negara Indonesia dari Ibu Kota Yaman, Sanaa, ke Kota Jizan, Arab Saudi, melalui jalur darat dengan menggunakan enam bus.

Laporan dari Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Kamis (2/4/2015), menyebutkan proses evakuasi dipimpin langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Yaman, Wajid Fauzi.

Evakuasi warga negara Indonesia dari Sanaa ke Jizan merupakan evakuasi yang pertama sejak serangan udara koalisi Arab Saudi terhadap kelompok Houthi dimulai 25 Maret.

"Suasana sangat mencekam, tetapi kami terus menenangkan para WNI dan meminta semuanya untuk terus berdoa sepanjang lima jam perjalanan dari Al Hudaida," ujar Wajid.

Wajid mengatakan proses evakuasi menuju Al Hudaida mulai dilakukan setelah 25 Maret karena situasi keamanan di Sanaa makin mengkhawatirkan.

Di Al Hudaida, warga negara Indonesia yang diungsikan tinggal selama dua malam di sana untuk menunggu persiapan evakuasi lebih lanjut.

Sebelumnya ada pilihan rencana untuk mengevakuasi WNI menggunakan pesawat sewaan, namun kondisi keamanan udara di wilayah itu tidak memungkinkan untuk evakuasi lewat udara sehingga pengungsian warga kemudian dilakukan menggunakan jalur darat dengan pengawalan khusus dari Pasukan Khusus Yaman.

Dalam rombongan WNI yang dievakuasi dari Yaman juga ada dua warga negara Thailand yang dievakuasi bersama WNI atas permintaan Kedutaan Thailand di Sanaa.

Setibanya di Jizan, perbatasan antara Arab Saudi dan Yaman, rombongan disambut oleh Wakil Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Sunarko, Konsul Jenderal RI di Jeddah Dharmakirti dan tim yang bertugas membantu proses imigrasi dan akomodasi di kota tersebut.

"Saat ini kita akan melakukan pendataan ulang untuk menyiapkan tiket pemulangan ke Indonesia," kata Sunarko.

Sampai sekarang upaya evakuasi WNI masih terus dilakukan dari berbagai kota di Yaman. Kementerian Luar Negeri memimpin evakuasi itu berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Arab Saudi, Oman, Ethiopia.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, saat ini masih ada sekitar empat ribuan WNI di Yaman, yang terdiri atas mahasiswa, pekerja profesional minyak dan gas, serta staf kedutaan besar beserta keluarga mereka.

Pemerintah Indonesia telah memulai proses evakuasi WNI dari Yaman sejak awal Februari dan 148 orang telah dipulangkan ke Indonesia pada 1 Maret lalu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantu Evakuasi, Tim Satgas Polri Hari Ini Diberangkatkan ke Yaman

Bantu Evakuasi, Tim Satgas Polri Hari Ini Diberangkatkan ke Yaman

News | Rabu, 01 April 2015 | 13:53 WIB

Menteri Tedjo Ungkap Jalur Evakuasi WNI yang Terjebak di Yaman

Menteri Tedjo Ungkap Jalur Evakuasi WNI yang Terjebak di Yaman

News | Rabu, 01 April 2015 | 12:05 WIB

Terkini

Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina

Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:17 WIB

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:47 WIB

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB