Daripada Ditolak, DPRD Didesak Bubarkan Panitia Angket Ahok

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 05 April 2015 | 14:08 WIB
Daripada Ditolak, DPRD Didesak Bubarkan Panitia Angket Ahok
Aksi Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) dukung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - DPRD DKI didesak segera membubarkan panitia hak angket untuk menyelidiki dugaan maladministrasi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena kesimpulan panitia yang disampaikan kepada pimpinan dewan ternyata hanya argumentasi yang tidak kuat.

"Pelanggaran etika dan UU 23 Tahun 2014 yang dituduhkan terhadap Ahok sama sekali tidak rasional. Nalar kita sebagai rakyat dengan mudah menyimpulkan, tuduhan itu akan mental," kata Ketua DPP Bidang Organisasi Barisan Relawan Jokowi Presiden Immanuel Hutapea di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (5/4/2015).

Immanuel menegaskan daripada hasil panitia angket DPRD DKI ditolak Kementerian Dalam Negeri dengan alasan tidak sesuai aturan, maka lebih elegan jika DPRD membubarkan panitia.

Hari Barisan Relawan Jokowi Presiden kembali menggalang aksi dukungan untuk Ahok dengan menggelar spanduk untuk ditandatangani, masing-masing sepanjang lima meter. Hingga kini, setelah aksi keenam, komunitas ini menyimpan 210 spanduk berisi tanda tangan.

"Seorang jenderal yang baik bukan hanya harus tahu bagaimana memenangkan pertempuran, juga harus tahu ketika kemenangan tidak mungkin diraih," kata Immanuel mengutip kata-kata Polybius, filsuf Yunani Kuno, yang hidup 200-118 Sebelum Masehi.

"Kalau saja DPRD DKI memahami makna kata-kata Polybius, maka jalan terbaik adalah membubarkan panitia angket, kemudian berdamai dengan Gubernur Ahok. Di lain pihak, sudah seharusnya Gubernur Ahok mengulurkan tangan untuk berbaikan kembali," Immanuel menambahkan.

Immanuel kemudian mengutip sejumlah hasil survei lembaga penelitian, di antaranya Cyrus Network. DPRD DKI, katanya, harus ingat bahwa dalam perseteruan sekarang ini, 63,4 persen masyarakat Jakarta percaya kepada Ahok, hanya 8,6 persen yang percaya kepada DPRD. Hanya 17,5 persen menilai Ahok bergaya kasar, sebaliknya 50,3 persen menilai gaya Ahok adalah bukti keberanian.

Sedangkan penelitian lembaga Populi Center, 42 persen rakyat Jakarta lebih percaya Ahok, yang percaya kepada DPRD hanya 7,4 persen. Tingkat kepuasan terhadap Ahok 70 persen, dan 62 persen rakyat Jakarta setuju Ahok melanjutkan kepemimpinan.

"Jalan paling bijaksana, bubarkan panitia angket," kata Immanuel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendagri Tegur Ahok karena Masih Target Pajak dari Miras

Kemendagri Tegur Ahok karena Masih Target Pajak dari Miras

News | Kamis, 02 April 2015 | 19:05 WIB

Menteri Tjahjo akan Sahkan APBD Jakarta Sebelum 10 April

Menteri Tjahjo akan Sahkan APBD Jakarta Sebelum 10 April

News | Kamis, 02 April 2015 | 18:07 WIB

Pernyataan Ahok Soal Jakarta akan Pakai Pergub Terus, Dikritik

Pernyataan Ahok Soal Jakarta akan Pakai Pergub Terus, Dikritik

News | Kamis, 02 April 2015 | 17:01 WIB

Terkini

Berapa Harga Parfum Mandalika Original? Ini 5 Produknya yang Terlaris di Shopee

Berapa Harga Parfum Mandalika Original? Ini 5 Produknya yang Terlaris di Shopee

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pura-pura Jadi Petugas Provider, Pelaku Pencurian Tower BTS di Tangerang Diringkus Polisi

Pura-pura Jadi Petugas Provider, Pelaku Pencurian Tower BTS di Tangerang Diringkus Polisi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Kapten Bangladesh Klaim Tahu Kelemahan Timnas Indonesia: Kami Punya Strategi Rahasia

Kapten Bangladesh Klaim Tahu Kelemahan Timnas Indonesia: Kami Punya Strategi Rahasia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan yang Mana? Begini Cara Mengeceknya

Nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan yang Mana? Begini Cara Mengeceknya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor

Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Pelajaran Merelakan dari Lagu Percuma Mahalini: Ketika Usaha Tak Lagi Didengar

Pelajaran Merelakan dari Lagu Percuma Mahalini: Ketika Usaha Tak Lagi Didengar

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Profil Nurkholisoh Ibnu Aman: Wamenkeu Baru dari Bank Indonesia

Profil Nurkholisoh Ibnu Aman: Wamenkeu Baru dari Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:57 WIB

×