Diduga Produksi Bahan Peledak, Korban Ledakan Didatangi Kapolda

Siswanto, Nikolaus Tolen

Rabu, 08 April 2015 | 19:10 WIB
Diduga Produksi Bahan Peledak, Korban Ledakan Didatangi Kapolda
Polisi di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono mengunjungi Rustam alias Suro (56), salah satu korban ledakan di Kebon Kacang yang dirawat di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (8/4/2015) malam.

"Diduga memang bahwa korban ini memproduksi bahan peledak yang tidak mempunyai sumbu, tetapi kalau dibanting bisa meledak. Kita belum bisa mengatakan bahwa ini teroris," kata Unggung.

Kapolda datang didampingi Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Hendro Pandowo usai Maghrib.

Tak banyak komentar yang disampaikan oleh Unggung di RS Pelni Petamburan.

Unggung memastikan ledakan tersebut bukan berasal dari tabung gas, seperti yang dikatakan oleh korban.

Hendro menambahkan saat ini muka korban tidak bisa dikenali karena luka bakar dan terkena potongan paku.

"Mukanya hitam, gelap, tidak bisa dikenali, kata dokter karena terkena paku-paku dari ledakan tersebut," kata Hendro.

Saat ini, situasi di RS Pelni masih ramai. Polisi menjaga ketat area rumah sakit ini, ada pasukan Gegana juga.

Ledakan di Jatibunder menggemparkan warga. Suara ledakan sangat keras terdengar, bahkan menggetarkan rumah warga yang berada di sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Salah satu pedagang nasi Warteg, Tono (35), mengatakan getaran terasa cukup kuat dari tempatnya.

"Tadi saya dengar ledakan itu sekitar pukul 14.15 Wib. Ledakannya terdengar keras dan di sini terasa bergetar," ujar Tono kepada suara.com.

Di lokasi bekas ledakan tadi, Unggung Cahyono melihat ada lubang dengan diameter 30 sentimeter.

"Saya melihat TKP, titik lubangnya berdiameter 30 sentimeter yang mana di situ saya juga melihat ada bungkusan-bungkusan kecil sebesar sekitar bola tenis, jumlahnya 49, tiga di antaranya bungkusan besar," kata Unggung.

Unggung menambahkan bungkusan itu kemudian dibuka oleh tim Gegana dan di dalamnya ada serbuk seperti blackpowder dan mengandung paku.

Unggung menduga ledakan yang terjadi sekitar jam 14.15 WIB tadi akibat kesalahan teknis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Getaran Ledakan di Kebon Kacang sampai 200 Meter

Getaran Ledakan di Kebon Kacang sampai 200 Meter

News | Rabu, 08 April 2015 | 18:56 WIB

Kapolda: Cara Kerja Bungkusan Isi Paku Itu seperti Mercon Banting

Kapolda: Cara Kerja Bungkusan Isi Paku Itu seperti Mercon Banting

News | Rabu, 08 April 2015 | 18:26 WIB

Ada Potongan Paku dan VCD di TKP Ledakan Kebon Kacang

Ada Potongan Paku dan VCD di TKP Ledakan Kebon Kacang

News | Rabu, 08 April 2015 | 17:24 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB