Bauksit Salip Nikel, Investasi Hilirisasi Tembus Rp152,7 Triliun pada Kuartal II 2026

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:38 WIB
Bauksit Salip Nikel, Investasi Hilirisasi Tembus Rp152,7 Triliun pada Kuartal II 2026
Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan, pergeseran tersebut terjadi seiring meningkatnya pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit yang digarap investor domestik maupun asing. Foto ANTARA.
baca 10 detik
  • Bauksit salip nikel jadi investasi hilirisasi terbesar kuartal II 2026.
  • Investasi hilirisasi capai Rp152,7 triliun, naik 5,7% secara tahunan.
  • Pemerintah percepat hilirisasi sawit, karet, kayu, dan pasir silika.

Suara.com - Peta investasi hilirisasi Indonesia mulai mengalami perubahan. Setelah bertahun-tahun didominasi nikel, kini bauksit berhasil mengambil alih posisi sebagai komoditas dengan realisasi investasi hilirisasi terbesar pada kuartal II 2026.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan, pergeseran tersebut terjadi seiring meningkatnya pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit yang digarap investor domestik maupun asing.

"Kalau kita lihat, biasanya nikel selalu di nomor satu. Nah, sekarang ada shifting, bauksit menjadi nomor satu. Ini karena memang ada beberapa pembangunan smelter bauksit, baik yang dilakukan investor dalam negeri maupun luar negeri," ujar Rosan kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).

Menurut Rosan, realisasi investasi pada sektor hilirisasi sepanjang kuartal II 2026 mencapai Rp152,7 triliun, naik 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menyumbang sekitar 29,8 persen terhadap total realisasi investasi nasional pada periode tersebut.

Pencapaian itu dinilai menunjukkan semakin besarnya minat investor terhadap proyek-proyek pengolahan sumber daya alam bernilai tambah di Indonesia.

Meski bauksit kini menjadi motor utama investasi hilirisasi, pemerintah memastikan pengembangan industri pengolahan tidak akan berhenti pada komoditas tersebut. Berbagai sektor lain juga akan terus didorong agar mampu menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi.

"Hilirisasi kelapa sawit, karet, kayu, hingga pasir silika juga akan terus kita dorong agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar," kata Rosan.

Ia menjelaskan, sebagian besar industri hilirisasi di berbagai komoditas saat ini masih berada pada tahap awal pengembangan. Kondisi tersebut berbeda dengan industri nikel yang telah memiliki rantai pasok yang jauh lebih matang.

Menurut Rosan, ekosistem hilirisasi nikel di Indonesia kini telah mencakup hampir seluruh tahapan produksi, mulai dari pengolahan bijih nikel (nickel ore), produksi nickel sulfate dan nickel matte, pembuatan katoda dan anoda, produksi sel baterai, battery pack, hingga fasilitas daur ulang baterai.

baca juga

Dengan ekosistem yang semakin lengkap, industri nikel tetap menjadi salah satu sektor strategis nasional, terutama untuk mendukung pengembangan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Sementara itu, munculnya bauksit sebagai penyumbang investasi terbesar menunjukkan mulai meluasnya diversifikasi program hilirisasi nasional. Pemerintah berharap tren tersebut dapat memperkuat struktur industri berbasis sumber daya alam sekaligus mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.

Ke depan, pemerintah menargetkan semakin banyak komoditas strategis yang masuk ke dalam rantai industri pengolahan sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai ekspor, serta memperkuat daya saing industri Indonesia di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Ternyata Masih Percaya Tanam Modal di Indonesia, Ini Alasannya

Investor Asing Ternyata Masih Percaya Tanam Modal di Indonesia, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:09 WIB

Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi

Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:38 WIB

Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia

Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×