Rawat Tiga Korban Ledakan Kebon Kacang, RS Polri Dijaga Ketat

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 08 April 2015 | 19:30 WIB
Rawat Tiga Korban Ledakan Kebon Kacang, RS Polri Dijaga Ketat
Lokasi ledakan di Jatibunder, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2015) (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Polisi bersenjata lengkap menjaga ketat ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (8/4/2015) petang. Peningkatan keamanan terjadi setelah tiga dari empat korban ledakan di Jatibunder, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2015), dibawa ke sana.

Saat ini, ketiga korban sedang ditangani secara intensif karena luka bakar dan terkena serpihan paku dari bahan yang meledak di TKP. Menurut informasi, mereka sudah dipindah ke ruang perawatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat ada anggota keluarga korban yang datang.

Sejumlah awak media belum diperbolehkan mengambil gambar korban.

Ketiga korban masing-masing adalah Asep (67), Amir alias Bogel (30), dan Feri (31). Sedangkan satu korban lagi yang dirawat di RS Pelni Petamburan, Jakarta Barat, bernama Rustam alias Suro (56). Mereka tinggal di sekitar TKP.

Di lokasi bekas ledakan, Kepala Kepolisian Daerah Metrojaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono melihat ada lubang akibat ledakan dengan diameter 30 sentimeter.

"Saya melihat TKP, titik lubangnya berdiameter 30 sentimeter yang mana di situ saya juga melihat ada bungkusan-bungkusan kecil sebesar sekitar bola tenis, jumlahnya 49, tiga di antaranya bungkusan besar," kata Unggung.

Unggung menambahkan bungkusan itu kemudian dibuka oleh tim Gegana dan di dalamnya ada serbuk seperti blackpowder dan mengandung paku.

Unggung menduga ledakan yang terjadi sekitar jam 14.15 WIB tadi akibat kesalahan teknis.

"Yang merakit, kira-kira ada kesalahan teknis dan menyambar bungkusan besar. Tidak hanya satu yang meledak, yang lain juga," kata Unggung.

Empat puluh sembilan bungkusan sebesar bola tenis yang tersisa itu, saat ini sedang diteliti oleh tim Puslabfor.

Polisi belum dapat menyimpulkan apakah ledakan ini berkaitan dengan aksi teroris atau tidak. Saat ini, proses penyelidikan sedang dilakukan. Empat orang saksi sudah diperiksa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Produksi Bahan Peledak, Korban Ledakan Didatangi Kapolda

Diduga Produksi Bahan Peledak, Korban Ledakan Didatangi Kapolda

News | Rabu, 08 April 2015 | 19:10 WIB

Getaran Ledakan di Kebon Kacang sampai 200 Meter

Getaran Ledakan di Kebon Kacang sampai 200 Meter

News | Rabu, 08 April 2015 | 18:56 WIB

Kapolda: Cara Kerja Bungkusan Isi Paku Itu seperti Mercon Banting

Kapolda: Cara Kerja Bungkusan Isi Paku Itu seperti Mercon Banting

News | Rabu, 08 April 2015 | 18:26 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB