Ahok Petik Pelajaran Penting dari Ledakan di Kebon Kacang

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 09 April 2015 | 14:47 WIB
Ahok Petik Pelajaran Penting dari Ledakan di Kebon Kacang
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat di Kepulauan Seribu, Selasa (7/4/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyerahkan penanganan kasus ledakan di bedeng Jalan Jatibunder VII, RT 16/9, Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kepada polisi. Ledakan itu mengakibatkan empat orang terluka dan sekarang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

"Ledakan tanya sama kapolda sama kapolri, saya gak gitu ngerti soal ledakan," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4/2015).

Belajar dari kasus ledakan di dekat pemukiman padat penduduk itu, kata Ahok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata semua kawasan kumuh. Warga akan diminta pindah ke rumah susun yang akan disediakan pemerintah, dengan demikian semua warga terdata dengan baik.

"Antisipasi kami mau menghabiskan semua kawasan kumuh. (Kalau ada) kawasan kumuh gak bisa kontrol, dia harus masuk ke rusun, sehingga masuk rusun ada CCTV, ada kartu, kita bisa monitor dia siapa," kata Ahok.

Suami Veronica Tan itu mengakui gara-gara banyak pemukiman kumuh di Ibu Kota, pemerintah kesulitan mendata warga. Ditambah lagi, menurut Ahok, para RT dan RW juga tidak mampu mengontrol orang yang tinggal di wilayah mereka.

"Dengan rumah susun, kita harus dorong semua ke situ, gak ada kawasan kumuh, itu aja kita bereskan," kata Ahok.

Ledakan di Kebon Kacang yang terjadi pada Rabu (8/4/2015) menggemparkan warga. Suara ledakan sangat keras terdengar, bahkan menggetarkan rumah warga yang berada di sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Dari TKP, polisi menemukan buku karangan Taufiq Ismail berjudul warna merah "Katastofi Mendunia"‎ dengan sub judul Marxisma, Leninisma, Stalinisma, Maoisma, dan Narkoba.

Buku disita bersamaan dengan barang bukti lain, seperti 49 bungkusan plastik warna hitam berisi benda berukuran bola tenis, serpihan paku, dan empat galon air minum.

Sejauh ini, polisi belum menyimpulkan apakah ledakan ini ada kaitannya dengan kegiatan teroris atau tidak.

Dari Mabes Polri Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar Rikwanto memastikan ledakan itu bukan dari bom, melainkan petasan berbentuk seperti bola tenis.

"Tapi dalam tersebut terdapat mesiu, dan paku. Tapi, tidak ada detonator, sumbu, dan tombol on off," katanya. "Jadi secara ilmiah tidak bisa dikatakan sebagai bom."

Meski demikian, kata dia, polisi tetap menyelidiki kasus tersebut, utamanya guna mengetahui bagaimana barang tersebut dapat meledak hingga melukai empat orang.

"Masih diurai bagaimana cara kerjanya. Apakah karena tekanan, gesekan, suhu udara, atau karena dibanting. Ini masih diurai tim Gegana," kata Rikwato. "Kami juga masih mendalami bagaimana petasan itu bisa berada di tanah kosong. Bagaimana barang bisa di situ. Untuk kepentingan apa, dibuat oleh siapa. Itu yang masih kami dalami."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ledakan Tanah Abang Dipastikan Bukan Bom

Ledakan Tanah Abang Dipastikan Bukan Bom

News | Kamis, 09 April 2015 | 14:40 WIB

Keluarga Diizinkan Temui Korban Ledakan, Suro Masih Susah Bicara

Keluarga Diizinkan Temui Korban Ledakan, Suro Masih Susah Bicara

News | Kamis, 09 April 2015 | 13:01 WIB

Polri Rawat Korban Ledakan Kebon Kacang Sambil Interogasi

Polri Rawat Korban Ledakan Kebon Kacang Sambil Interogasi

News | Kamis, 09 April 2015 | 12:45 WIB

Siapa yang Bakal Jadi Tersangka Ledakan di Kebon Kacang?

Siapa yang Bakal Jadi Tersangka Ledakan di Kebon Kacang?

News | Kamis, 09 April 2015 | 12:11 WIB

Polisi: Empat Korban Ledakan Tanah Abang Belum Jadi Tersangka

Polisi: Empat Korban Ledakan Tanah Abang Belum Jadi Tersangka

News | Kamis, 09 April 2015 | 12:07 WIB

Terkini

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:26 WIB

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:25 WIB

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:17 WIB

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:15 WIB

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:10 WIB

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

×