Tak Percaya PHL Monas Belum Digaji, Ahok: Itu Siapa yang Benar?

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 10 April 2015 | 15:30 WIB
Tak Percaya PHL Monas Belum Digaji, Ahok: Itu Siapa yang Benar?
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (Antara)
Banyak Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Kebersihan yang ditempatkan di Monumen Nasional (Monas) mengaku belum menerima gaji. Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak langsung percaya.

Pasalnya, menurut Ahok, hal serupa juga pernah terjadi pada PHL Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang bekerja di pintu air, yang juga mengaku belum menerima gaji dari Pemprov DKI.

"Itu siapa yang bener? Itu seperti yang terjadi waktu kasus PU Tata Air. Dia mengatakan satu wilayah ada 500 orang, ada 2.500. Dulu kan sempet, inget gak? Waktu saya tahan, ribut gak gajian, demo semua yang jaga pintu air semua," ujar Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/4/2015).

Suami Veronica Tan itu bahkan menilai, banyak para pekerja DKI yang mengaku tidak mendapatkan gaji, lantaran banyak pekerja yang mengaku-ngaku.

"Memang ada (pekerja) yang asli gak terima gaji. Tapi banyak juga yang palsu. Lalu saya minta waktu itu bagian PU, kasih saya nama deh. (Kasih) Nama, nomor HP, kerja di mana. Dua bulan gak datang. Artinya apa? Ini nama-nama fiktif," kata Ahok pula.

Ahok menilai, hal serupa kini kembali terjadi. Namun kali ini yang teriak-teriak mengaku belum menerima gaji itu adalah PHL kebersihan di Monas.

"Nah, sekarang sama. Pegawai ini teriak-teriak dia gak gajian segala macem. Pertanyaan saya, ini pegawai bener gak? Karena juga banyak mandor. Ini jangan-jangan mulai ribut ketika pembagian rejeki gak merata. Jadi sekarang saya paksakan nama kayak kemaren kebersihan. Dia bilang ada 20.000 lebih nama. Saya minta hanya 10.000 aja. Sisanya ngambil nama pegawai swasta. Gila kan?" papar Ahok.

Nantinya, Ahok mengaku akan meminta daftar PHL di Monas kepada Dinas Kebersihan. Dia meminta daftar PHL berisi nama, nomor telepon genggam, serta nomor rekening. Tujuannya, agar pihaknya dapat mengetahui mana PHL yang resmi terdaftar dan mana yang tidak.

Ahok mengaku sadar, sejauh ini masih banyak oknum di dinas yang melakukan manipulasi data. Oknum pejabat di dinas itu menurutnya merekrut pekerja dan membuatkan kartu ATM PHL, namun kartu dipegang si oknum. Lantas pada saat gaji telah ditransfer ke rekening pekerja, terlebih dahulu sudah dipotong.

"Jadi ATM-nya dipegangin. Nah, pinjem nama kamu. Kamu jadi PHL DKI. Saya pinjem nih. Nanti otomatis, saya yang terima duit. Saya bagi setengah-setengah," terang Ahok.

Dengan banyaknya peristiwa seperti itu, Ahok mengaku telah meminta kepada Dinas Kebersihan, Dinas Tata Air, Dinas Bina Marga, serta UPT Monas, untuk melakukan pendataan ulang. Nantinya menurutnya, para pekerja juga akan dibagi ke beberapa titik, dengan tujuan untuk memudahkan ketika ingin mendata.

"Kepada (jajaran) kebersihan semua, PU, saya ingin dibagi nih. Jalan ini siapa. Pasang Android. Ini udah bulan April, gak muncul-muncul. Saya minta nih. Ruas jalan ini, siapa yang minta, namanya berapa, saya mau cek, (tapi) gak muncul-muncul. Makanya bisa terjadi kasus ini," bebernya lagi.

"Monas (luasnya) 70-an hektar. Kamu gambarin aja deh. Di pojok ini, pake radius, namanya siapa, HP-nya, rekening banknya. Nanti siapa yang kamu anggap palsu. Jadi ini sama, maling teriak maling terjadi di Jakarta," tutup Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisruh Bir, Ahok: Orang yang Nggak Bayar Pajak Juga Haram

Kisruh Bir, Ahok: Orang yang Nggak Bayar Pajak Juga Haram

News | Jum'at, 10 April 2015 | 12:59 WIB

Disebut Sebagai Masalah Buat Jakarta, Ahok: Semacam Vitamin Aja

Disebut Sebagai Masalah Buat Jakarta, Ahok: Semacam Vitamin Aja

News | Jum'at, 10 April 2015 | 12:54 WIB

Ditantang Ahok, Ongen: Siapa yang Berani dengan Temannya Presiden

Ditantang Ahok, Ongen: Siapa yang Berani dengan Temannya Presiden

News | Kamis, 09 April 2015 | 17:12 WIB

Ahok: Orang yang Tak Merokok Punya Hak untuk Tidak Mengisap Asap

Ahok: Orang yang Tak Merokok Punya Hak untuk Tidak Mengisap Asap

News | Kamis, 09 April 2015 | 09:17 WIB

Terkini

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×