Diduga Depresi, Cucu Bunuh Neneknya yang Berusia 100 Tahun

Ardi Mandiri

Rabu, 22 April 2015 | 06:45 WIB
Diduga Depresi, Cucu Bunuh Neneknya yang Berusia 100 Tahun

Suara.com - Jajaran Kepolisian Resor Tulungagung, Jawa Timur, menangkap seorang remaja yang diduga telah membunuh neneknya sendiri dengan cara dipukul dengan benda tumpul serta dijerat di bagian leher hingga tewas, Selasa (21/4/2015).

Kapolsek Rejotangan AKP Alpogohan mengemukakan pelaku yang diidentifikasi bernama Nur Rohmad (22) langsung diamankan oleh unit reserse dan kriminal, begitu jasad neneknya, Markinem (100) yang sempat dilaporkan hilang, ditemukan terkubur di samping rumahnya di Desa Rejotangan.

"Pelaku langsung kami bawa ke polsek untuk dimintai keterangan," terang Alpogohan.

Hasil penyidikan sementara, lanjut dia, Nur Rohmad telah mengakui membunuh neneknya yang sudah renta dan tidak bisa berjalan.

Namun apa motif sebenarnya tindakan nekatnya itu, Nur yang diketahui pernah dibawa ke rumah sakit jiwa karena mengalami depresi berat, sampai saat ini belum diketahui.

"Kami perlu ada masukan dari psikiater dulu untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku," ujarnya.

Peristiwa pembunuhan yang sempat membuat gempar warga Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan itu bermula ketika Sunarti (55) anak korban, mendapati ibunya yang sudah renta dan tidak bisa berjalan tidak ada di atas dipan rumah tempat biasanya terbaring.

Merasa curiga, Sunarti yang selama ini menyuapi dan memandikan ibunya lalu melaporkan kejadian tersebut pada warga sekitar.

Tak berapa lama dilakukan pencarian, tutur Sunarti, warga menemukan gundukan tanah setinggi setengah meter di samping rumah korban.

Warga lalu membongkar gundukan tersebut menggunakan tangan biasa, dan menemukan jasad Markinem yang sudah tidak bernyawa.

Tubuh korban saat ditemukan dalam posisi membungkuk karena lubang galiannya kurang dalam.

Kasus itu lalu dilaporkan ke pihak berwajib hingga akhirnya jasad korban devakuasi dan dibawa menuju RSUD dr Iskak untuk dilakukan visum.

"Dari tubuh korban ditemukan bekas luka di kepala bagian belakang. Diduga korban dipukul dengan benda keras. Kami juga mengidentifikasi ada sedikit bekas jeratan di leher. Untuk memastikan, kami bawa ke rumah sakit dulu untuk divisum," kata Alpogohan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah Kembar Jadi Saksi Sidang Kasus Pembunuhan

Bocah Kembar Jadi Saksi Sidang Kasus Pembunuhan

News | Jum'at, 17 April 2015 | 14:38 WIB

Pedagang Depan Indekos Deudeuh Tahu Ada Foto "Hot" di Kamar

Pedagang Depan Indekos Deudeuh Tahu Ada Foto "Hot" di Kamar

News | Kamis, 16 April 2015 | 22:41 WIB

Indekos Deudeuh, Ibu RT: Kita Maunya Jangan Ada "Begituan"

Indekos Deudeuh, Ibu RT: Kita Maunya Jangan Ada "Begituan"

News | Kamis, 16 April 2015 | 13:09 WIB

Banyak Perempuan Digoda, Cuma Deudeuh yang Berhasil Dikencani Rio

Banyak Perempuan Digoda, Cuma Deudeuh yang Berhasil Dikencani Rio

News | Kamis, 16 April 2015 | 06:41 WIB

Terkini

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:50 WIB

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB