Filipina Minta Indonesia Batalkan Hukuman Mati

Laban Laisila

Kamis, 23 April 2015 | 06:59 WIB
Filipina Minta Indonesia Batalkan Hukuman Mati
Ilustrasi hukuman mati dengan regu tembak. (Shutterstock)

Suara.com - Filipina meminta Indonesia agar mempertimbangkan soal ekskusi mati terkait warganya yang tersandung kasus penyelundupan narkoba.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla usai melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara dalam rangkaian acara Konferensi Asia Afrika (KAA), termasuk dengan Wakil Presiden Filipina Jejomar C. Binay.

"Tadi bicara tentang warganya yang akan menjalani hukuman (mati) itu. Wajar saja , kalau ada warga kita yang kena masalah di suatu negara tentu pemimpinnya akan melobi juga," kata Wapres Jusuf Kalla di Jakarta Convention Center, Rabu (22/4/2015)

Meskipun demikian, kata Wapres JK, pemerintah Filipina menghargai hukum yang ada di Indonesia.

"Pada prinsipnya, dia sangat menghargai hukum kita tetapi tetap juga mengharapkan suatu perilaku kemanusiaan, dan kita jamin itu," tambah JK.

Warga Filipina, Mary Jane, merupakan terpidana mati yang ditangkap atas tuduhan membawa heroin seberat 2,6 kilogram di Bandar Udara Adisucipto, Yogyakarta, pada 25 April 2010. Ia divonis mati oleh Pengadilan Negeri Sleman karena terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Saat ini, Mary Jane tinggal menunggu eksekusi mati setelah Mahkamah Agung pada Maret lalu menolak pengajuan peninjauan kembali kasusnya.

Wapres JK melakukan pertemuan bilateral dengan delapan negara dalam rangkaian acara Konferensi Asia Afrika (KAA), Rabu, antara lain pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden Seychelles Danny Faure, Wakil Presiden Venezuela Jorge Arreaza, Wakil Perdana Menteri Qatar Ahmad Abdulla Z. Al-Mahmoud, Ketua DPR Aljazaira Abdelkader Bensalah, Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj, Wakil Presiden Filipina Jejomar C. Binay, Menteri Luar Negeri Tunisia Taleb Baccouche, Perdana Menteri Rwanda Rt. Hon. Anastase Murekezi.

"Hal yang menggembirakan, semua berterima kasih atas semangat Bandung dan mau melanjutkan semangat itu. Semua sangat menghargai KAA ini," jelas JK. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Harus Siapkan Pengacara, Bantu WNI Dihukum Mati

Pemerintah Harus Siapkan Pengacara, Bantu WNI Dihukum Mati

News | Selasa, 21 April 2015 | 04:43 WIB

Enam TKI di Arab Terancam Hukuman Mati

Enam TKI di Arab Terancam Hukuman Mati

News | Sabtu, 18 April 2015 | 05:50 WIB

Menlu: Protes Indonesia soal Hukuman Mati Belum Direspon Arab

Menlu: Protes Indonesia soal Hukuman Mati Belum Direspon Arab

News | Sabtu, 18 April 2015 | 00:17 WIB

Menaker Protes Arab Saudi Terkait Hukuman Mati WNI

Menaker Protes Arab Saudi Terkait Hukuman Mati WNI

News | Jum'at, 17 April 2015 | 22:38 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×