Marak Cyber Crime, Ini Cara Aman Bertransaksi

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 28 April 2015 | 18:52 WIB
Marak Cyber Crime, Ini Cara Aman Bertransaksi
Ilustrasi: Mesin ATM. (Shutterstock)

Suara.com - Maraknya kejahatan cyber berupa pembobolan ATM belakangan ini membuat masyarakat khawatir jika ingin melakukan traksaksi via ATM atau e-banking. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri Kombes Victor E. Simanjuntak membeberkan beberapa cara yang dapat dilakukan nasabah agar tidak menjadi korban.

"Khawatir itu pasti. Jadi, untuk menghindari kejahatan dengan menggunakan skimmer atau router, nasabah disarankan mengganti pin ATM secara berkala. Pasalnya, data pin ATM yang dibawa pelaku itu pin lama. Kalau nasabah telah mengganti pin, tentu uang tidak bisa diambil. ”Saya berharap masyarakat bisa lebih care dengan mengganti nomor pin-nya,” kata Victor saat di temui di kantor Bank Indonesia, Selasa (28/4/2015).

Untuk keamanan nasabah disarankan memilih transaksi di ATM yang memiliki petugas keamanan, baik di dalam gedung maupun di tempat terbuka, misalnya di minimarket.

"Kalau bisa, usahakan jangan mengambil uang di mesin ATM yang sepi. Sebab, biasanya pelaku memasang alat router di mesin yang penjagaannya longgar,” katanya.

Selain itu, lanjut Victor, untuk kasus malware, nasabah bisa mengupayakan memakai software mobile banking atau masuk ke situs e-banking asli milik bank. Lalu, sistem dalam komputer juga sebaiknya menggunakan sistem operasi asli, bukan yang palsu.

”Kalau yang palsu mudah ditembus,” katanya.

Untuk sistem keamanan jangka panjang, Bareskrim mengusulkan dibenamkannya chip identitas pada kartu ATM. Dengan chip itu, ada data yang tidak bisa dikloning router atau mesin scanning.

”Sehingga pengambilan data agak susah. kalau prosesnya semakin ribet dan susah, pembobol juga jadi malas kan. Walau beberapa tahun kedepan akan ada yang berusaha membobol tapi ini antisipasi awalnya dulu,” katanya.

Bahkan, kalau diperlukan, bisa jadi perlu finger print untuk bisa mengambil uang di ATM. Fingerprint itu terpasang di mesin ATM sehingga ada identitas yang bisa sangat aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bali Jadi Tempat Ideal Bagi Penjahat Cyber

Bali Jadi Tempat Ideal Bagi Penjahat Cyber

News | Selasa, 28 April 2015 | 15:34 WIB

"Cyber Crime" Bisa Ancam Keamanan Negara

"Cyber Crime" Bisa Ancam Keamanan Negara

Tekno | Sabtu, 04 April 2015 | 17:40 WIB

Penipuan Lewat Internet Naik 300 Persen di Jatim

Penipuan Lewat Internet Naik 300 Persen di Jatim

Tekno | Minggu, 11 Januari 2015 | 18:58 WIB

Pemerasan di FB, Mabes Polri Tangkap warga Nigeria

Pemerasan di FB, Mabes Polri Tangkap warga Nigeria

News | Kamis, 30 Oktober 2014 | 16:32 WIB

'Bully' Jokowi, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

'Bully' Jokowi, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

News | Rabu, 29 Oktober 2014 | 16:55 WIB

Polisi Bekuk 56 WNA Tersangka Pelaku Cyber Crime

Polisi Bekuk 56 WNA Tersangka Pelaku Cyber Crime

News | Senin, 21 Juli 2014 | 18:17 WIB

Terkini

Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller

Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:36 WIB

Penjaga Kebun Sawit di Langkat Tewas Dibunuh 2 Rekannya, Ini Pemicunya

Penjaga Kebun Sawit di Langkat Tewas Dibunuh 2 Rekannya, Ini Pemicunya

Sumut | Jum'at, 11 September 2026 | 10:35 WIB

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:33 WIB

Ini Arti Mimpi Melihat Orang Meningga Menurut Pandangan Psikologi dan Primbon Jawa

Ini Arti Mimpi Melihat Orang Meningga Menurut Pandangan Psikologi dan Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:29 WIB

KPAI Pertanyakan Dapur MBG Belum Kantongi SLHS tapi Tetap Beroperasi

KPAI Pertanyakan Dapur MBG Belum Kantongi SLHS tapi Tetap Beroperasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:28 WIB

Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya

Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:26 WIB

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:24 WIB

Stella Rissa hingga Auguste Soesastro, Ini Cara Desainer Indonesia Manfaatkan AI

Stella Rissa hingga Auguste Soesastro, Ini Cara Desainer Indonesia Manfaatkan AI

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:22 WIB

Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar

Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:22 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Jadi Merosot 1,56%

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Jadi Merosot 1,56%

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 10:22 WIB

×