Penyidik KPK Ditangkap, Muncul Petisi #BebaskanNovel

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2015 | 15:17 WIB
Penyidik KPK Ditangkap, Muncul Petisi #BebaskanNovel
Penyidik KPK, Novel Baswedan. [Antara]

Suara.com - Salah satu penyidik KPK, Novel Baswedan ditangkap Bareskrim Polri atas tuduhan kasus penembakan terhadap enam pencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004. Hal itu dianggap sebagai kriminalisasi terhadap KPK.

Penangkapan Novel itu terjadi Jumat (30/4/2015) kemarin, pas tengah malam. Dia ditangkap di rumahnya. Atas kejadian itu, istri Novel, Rina Emilda menuliskan petisi di situs galang dukungan, change.org. Petisi itu sudah ditandatangani 8.000 orang lebih.

Petisi itu disampaikan kepada Presiden Joko Widodo, Kapolri Badrodin Haiti dan Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki.

Berikut isi petisi tersebut:

Novel Baswedan, suami saya, ditangkap pada tengah malam Jumat, 1 Mei 2015. Tepatnya sekitar jam 12 tengah malam, terdengar ketukan keras di pintu rumah kami. Suami saya lalu ke luar mencari tahu apa yang terjadi. Saat kembali masuk, ia mengatakan bahwa sejumlah penyidik Bareskrim datang untuk melakukan penangkapan.

Saya tercengang. Saya belum bisa berkomunikasi dengannya hingga pagi hari. Teleponnya tidak aktif. Anak-anak kami sudah tidur saat itu dan tidak tahu proses penangkapan. Saya hanya bisa pasrah kepada Allah SWT.

Suami saya dijemput paksa karena tidak hadir memenuhi surat panggilan Bareskrim sebelumnya. Padahal ia tak hadir karena dilarang oleh pimpinan yaitu Ketua KPK. Ia dituduh terlibat kasus di tahun 2004 yang menurut banyak pihak kasus itu adalah rekayasa.

Lalu ketika hendak dibawa ke Bareskrim, Mas Novel meminta izin untuk mengganti salinan baju. Di saat ganti baju, petugas masuk dan berdiri menunggu Novel di depan kamar. Dari pintu ruang tamu, petugas lainnya memberi aba-aba agar dipercepat. Dua puluh menit kemudian, mereka meninggalkan lokasi.

Novel meminta saya mengabari pimpinan KPK. Sepeninggal polisi, Pak RT memberikan sebuah surat perintah penangkapan kepada saya. Ketika itu saya merasa seharusnya diberikan di saat masih ada Novel. Saya berharap suami saya agar dibebaskan. Saya percaya sepenuhnya apa yang selama ini ia kerjakan. Seluruhnya untuk bangsa dan negara.

Saya membuat petisi ini dibantu oleh Mbak Alissa Wahid. Saya berharap Bapak Presiden Jokowi, Bapak Kapolri Badrodin, dan Ketua KPK Bapak Ruki agar segera membebaskan suami saya dari segala tuduhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Perintah Jokowi Terkait Penangkapan Novel Baswedan

3 Perintah Jokowi Terkait Penangkapan Novel Baswedan

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 15:15 WIB

KontraS Nilai Penangkapan Novel Bentuk 'Pembusukan' KPK

KontraS Nilai Penangkapan Novel Bentuk 'Pembusukan' KPK

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 14:58 WIB

Penangkapan Novel Bentuk Pembangkangan Polri Terhadap Presiden

Penangkapan Novel Bentuk Pembangkangan Polri Terhadap Presiden

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 14:30 WIB

Polri Hormati Pimpinan KPK Bila Akan Mundur

Polri Hormati Pimpinan KPK Bila Akan Mundur

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 14:24 WIB

Pimpinan KPK Bakal Mundur Bila Novel Tetap Ditahan

Pimpinan KPK Bakal Mundur Bila Novel Tetap Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 13:15 WIB

Pimpinan KPK Berharap Novel Tidak Ditahan

Pimpinan KPK Berharap Novel Tidak Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 12:45 WIB

Lima Pimpinan KPK Jaminkan Diri untuk Penangguhan Penahanan Novel

Lima Pimpinan KPK Jaminkan Diri untuk Penangguhan Penahanan Novel

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 11:27 WIB

Ini Penjelasan Kabareskrim Soal Penangkapan Novel Baswedan

Ini Penjelasan Kabareskrim Soal Penangkapan Novel Baswedan

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 10:13 WIB

Polisi: Novel Ditangkap Karena Dua Kali Mangkir

Polisi: Novel Ditangkap Karena Dua Kali Mangkir

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 06:17 WIB

Novel Baswedan Ditangkap, KPK Kirim Tim Pengacara ke Bareskrim

Novel Baswedan Ditangkap, KPK Kirim Tim Pengacara ke Bareskrim

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 02:10 WIB

Terkini

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB