Ahok: Nilai Kasus UPS Lebihi Kasus Bank Century dan Hambalang

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 04 Mei 2015 | 17:58 WIB
Ahok: Nilai Kasus UPS Lebihi Kasus Bank Century dan Hambalang
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso menemui Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan nilai kasus dugaan korupsi pengadaan alat uninterruptible power supply untuk sekolah pada APBD 2014 melebihi kasus Bank Century dan proyek Hambalang.

"Ini kan uang besar, ini uang melebihi namanya (kasus) Hambalang atau Bank Century ini," ujar Ahok usai bertemu Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5/2015).

Ahok menambahkan kasus dugaan korupsi pengadaan UPS didiamkan, keuangan Pemerintah Jakarta akan semakin besar.

Ahok mengapresiasi Bareskrim Polri yang telah memulai menyelidiki kasus tersebut. Ia percaya di bawah Budi Waseso, kasus UPS terungkap.

"Kalau pokir cair tiap tahun (mencapai) Rp4-5 triliun kan lumayan. Pokoknya kita dukung saja lah pasti (langkah Bareskrim). Sudah beruntung ada Kabareskrim yang berani kan," ujar Ahok.

Kasus UPS semula dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan baru kemudian dilimpahkan ke Bareskrim Polri. Dana pengadaan UPS dicurigai bocor lantaran harganya yang kelewat mahal. Dalam anggaran, satu unit UPS berharga Rp5,8 miliar, padahal, polisi menilai harga standarnya hanya Rp1,2 miliar.

Dalam kasus ini, penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah menetapkan dua orang tersangka atas kasus korupsi pengadaan UPS, yakni Zaenal Soleman dan Alex Usman.

Keduanya dijerat pasal 2 dan atau 3 Undang-undang No. 31/1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dan ditambahkan dengan UU 20/2001 tentang Tipidkor junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana dari PPP juga sudah dua kali diperiksa Bareskrim untuk saksi tersangka Alek Usman. Saat kasus terjadi, Lulung menjadi Ketua Komisi E DPRD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus UPS: Sebelum Periksa Jokowi, Bareskrim Akan ke Ahok Dulu

Kasus UPS: Sebelum Periksa Jokowi, Bareskrim Akan ke Ahok Dulu

News | Senin, 04 Mei 2015 | 16:45 WIB

Budi Waseso Beberkan Hasil Pembicaraan dengan Ahok Soal UPS

Budi Waseso Beberkan Hasil Pembicaraan dengan Ahok Soal UPS

News | Senin, 04 Mei 2015 | 15:47 WIB

Dukung Pengusutan Kasus UPS, Ahok Siap Diperiksa

Dukung Pengusutan Kasus UPS, Ahok Siap Diperiksa

News | Senin, 04 Mei 2015 | 15:26 WIB

Kabareskrim Sambangi Ahok

Kabareskrim Sambangi Ahok

Foto | Senin, 04 Mei 2015 | 15:15 WIB

Kasus Korupsi UPS di Jakarta Bakal Ditangani Satgas Khusus

Kasus Korupsi UPS di Jakarta Bakal Ditangani Satgas Khusus

News | Senin, 04 Mei 2015 | 14:44 WIB

Terkini

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

×