PBB: Solidaritas Dunia untuk Nepal Rendah

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 08 Mei 2015 | 16:12 WIB
PBB: Solidaritas Dunia untuk Nepal Rendah
Bocah berlarian di antara reruntuhan bangunan di Kathmandu, Nepal. (5/5). (Reuters/Athit Perawongmetha)

Suara.com - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyatakan solidaritas dunia untuk gempa di Nepal sangat buruk. Hanya sedikit negara yang peduli.

Buktinya PBB meminta negara-negara mengumpulkan dana USD 415 juta. Namun yang bar sampai ke Nepal baru USD 22 juta.

Ini adalah peristiwa paling buruk di sepanjang sejarah pengiriman bantuan untuk negara yang tengah krisis atau diterjang bencana. Juru BIcara Kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan Orla Fagan mengatakan respon dunia buruk.

"Ini adalah respon yang sangat buruk," Orla Fagan kepada Reuters.

Rendahnya perhatian dunia terhadap Nepal itu dikarena mata dunia terlalu sibuk untuk konflik di Suriah dan Irak. Banyak uang segar dari negara donor mengalir ke sana.

Padahal gempa Nepal 7,9 SR termasuk yang terbesar sepanjang sejarah. Bisa dibayangkan gempa yang menggoyang Nepal 25 April lalu itu mengakibatkan 7.759 orang tewas dan melukai lebih dari 16.000 orang. Ada 300 ribu bangunan yang hancur.

Banyak penduduk Nepal yang belum menerima bantuan setelah 10 hari gempa menggoyang. Negara Nepal sudah menyatakan tidak sanggup menolong warganya dalam waktu cepat.

"Nepal adalah negara yang sangat kecil, kami memiliki sumber daya yang terbatas. Medannya tidak dapat diakses bahkan dalam keadaan yang ideal. Ada 90 persen dari personil militer difokuskan pada upaya bantuan," kata pejabat militer setempat kepada Aljazeera. (Aljazeera/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantuan Evakuasi Indonesia di Nepal Dianggap Paling Lengkap

Bantuan Evakuasi Indonesia di Nepal Dianggap Paling Lengkap

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 22:58 WIB

Satu Identitas Ketemu, Tiga WNI yang Hilang Diyakini di Langtang

Satu Identitas Ketemu, Tiga WNI yang Hilang Diyakini di Langtang

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 19:00 WIB

Tim Indonesia Bangun Rumah Sakit Darurat di Nepal

Tim Indonesia Bangun Rumah Sakit Darurat di Nepal

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 03:05 WIB

Nepal Minta India Tak Beri Bantuan Pakaian Bekas

Nepal Minta India Tak Beri Bantuan Pakaian Bekas

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 06:00 WIB

Terkini

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

×