Seribu Insinyur Mulai Perbaiki Rumah di Nepal

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 08 Mei 2015 | 17:20 WIB
Seribu Insinyur Mulai Perbaiki Rumah di Nepal
Puing-puing runtuhan bangunan pascagempa di Nepal. [REUTERS/Adnan Abidi]

Suara.com - Sebanyak ribu insinyur lebih mulai memperbaiki rumah-rumah yang hancur di Nepal akibat gempa 7,9 SR, 25 April lalu. Rumah itu akan dibangun dengan desain tahan gempa.

Meski mendapat bantuan dari insinyur, biaya untuk membangun rumah tetap dibebankan kepada masyarakat. Pemerintah tidak akan memberikan uang untuk bantuan.

Warga Nepal yang rumahnya hancur diberikan pinjaman bank dengan bunga ringan, yaitu 2 persen. Biasanya bank Nepal memberikan pinjaman dengan bunga rata-rata 10 persen.

Rata-rata warga di Kathmandu mendapat pinjaman hingga 2,5 juta rupee atau sekitar USD 25.000. Sementara di luar ibukota Nepal hanya mendapatkan batasan pinjaman 1,5 juta rupee atau sekitar USD 15.000.

Anggota DPR dari Kathmandu, Bhimsen Das Shrestha mendesak pemerintah harus memperkenalkan aturan baru untuk membuat bangunan tahan gempa.

"Ketika kami membangun kembali struktur di Kathmandu, kita perlu mempertimbangkan teknologi baru di daerah rawan gempa," kata dia seperti dilansir AP, Jumat (8/5/2015).

Sementara Nepal membangun, negara yang ada di kawasan pegunungan itu saat ini terjangkit berbagai penyakit. Selain itu juga banyak pengangguran dan orang yang tidak memiliki tempat tinggal. (AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBB: Solidaritas Dunia untuk Nepal Rendah

PBB: Solidaritas Dunia untuk Nepal Rendah

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 16:12 WIB

Gempa Nepal Susutkan Ketinggian Gunung Everest

Gempa Nepal Susutkan Ketinggian Gunung Everest

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 07:31 WIB

Bantuan Evakuasi Indonesia di Nepal Dianggap Paling Lengkap

Bantuan Evakuasi Indonesia di Nepal Dianggap Paling Lengkap

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 22:58 WIB

Satu Identitas Ketemu, Tiga WNI yang Hilang Diyakini di Langtang

Satu Identitas Ketemu, Tiga WNI yang Hilang Diyakini di Langtang

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 19:00 WIB

Kartu Identitas Alma Parahita Ditemukan di Sebuah RS di Kathmandu

Kartu Identitas Alma Parahita Ditemukan di Sebuah RS di Kathmandu

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 17:08 WIB

Banyak Potongan Tubuh, 300 Jenazah Masih Tertimbun di Nepal

Banyak Potongan Tubuh, 300 Jenazah Masih Tertimbun di Nepal

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 15:46 WIB

Kedatangan WNI dari Nepal

Kedatangan WNI dari Nepal

Foto | Kamis, 07 Mei 2015 | 08:22 WIB

Rombongan WNI Dari Nepal Tiba di Jakarta

Rombongan WNI Dari Nepal Tiba di Jakarta

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 23:53 WIB

Rombongan WNI dari Nepal akan Tiba Malam Ini

Rombongan WNI dari Nepal akan Tiba Malam Ini

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 11:49 WIB

Nepal Minta India Tak Beri Bantuan Pakaian Bekas

Nepal Minta India Tak Beri Bantuan Pakaian Bekas

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 06:00 WIB

Terkini

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×