Negara Ini Jajak Pendapat Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 18 Mei 2015 | 06:30 WIB
Negara Ini Jajak Pendapat Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
Ilustrasi gay/homoseksual. [Shutterstock/Steve Allen]

Suara.com - Sebagian kelompok di Irlandia tengah menyerukan agar negaranya melegalkan pernikahan sesama jenis. Namun Gereja Keuskupan di sana menolaknya.

Dalam surat Keuskupan Katolik yang dibacakan Minggu (17/5/2015) kemarin terjadi perdebatan. Surat itu berisikan permohonan agar gereja mengabulkan untuk mengubah definisi konstitusi perkawinan.

Namun akhirnya pemerintah Republik Irlandia akan mengambil jalan tengah. Pada 22 Mei nanti mereka akan mengadakan referendum nasional. Isinya jajak pendapat rakyat setuju atau tidak UU perkawinan Irlandia melegalkan pernikahan sesama jenis.

Jika kebanyakan rakyat Irlandia setuju pernikahan sesama jenis, maka Irlandia akan menjadi negara ke-18 yang melegalkan pernikahan sesama jenis.

Pemungutan suara itu menandai momentum penting dalam hubungan berkembang antara gereja dan negara Irlandia. Sebab gereja mendesak masyarakat untuk menolak proposal pernikahan sesama jennis tersebut. Namun kelompok partai politik menganggap pengajuan itu adalah hak konstitusi.

Uskup Agung Dublin, Diarmuid Martin mengatakan meski hukum Irlandia melegalkan pernikahan sesama jenis, hukum agama akan tetap menolak. Artinya pernikahan tidak sah secara agama.

Pengajuan hukum legalkan pernikahan sesama jenis ini karena Irlandia ingin mengubah konstitusi untuk memperpanjang hak pernikahan sipil untuk pasangan sesama jenis. Setiap perubahan konstitusi nantinya harus disetujui oleh parlemen. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stop Kekerasan terhadap Lesbian, Gay, dan Biseksual

Stop Kekerasan terhadap Lesbian, Gay, dan Biseksual

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 11:34 WIB

Seorang Perempuan Gugat Para Homoseksual Sedunia ke Pengadilan

Seorang Perempuan Gugat Para Homoseksual Sedunia ke Pengadilan

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 06:51 WIB

Hillary: Pernikahan Sesama Jenis Harus Jadi Hak Konstitusi

Hillary: Pernikahan Sesama Jenis Harus Jadi Hak Konstitusi

News | Kamis, 16 April 2015 | 12:32 WIB

Kawasan Wisata Ini Khusus untuk Waria, Lesbian dan Gay

Kawasan Wisata Ini Khusus untuk Waria, Lesbian dan Gay

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 05:31 WIB

Kisah Homoseksual Naik Haji

Kisah Homoseksual Naik Haji

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 06:27 WIB

Kelly Clarkson Tak Masalah Putrinya Jadi Lesbian

Kelly Clarkson Tak Masalah Putrinya Jadi Lesbian

Entertainment | Selasa, 03 Maret 2015 | 14:21 WIB

AS Utus Diplomat Khusus Urusan Hak Homoseksual di Dunia

AS Utus Diplomat Khusus Urusan Hak Homoseksual di Dunia

News | Selasa, 24 Februari 2015 | 10:48 WIB

Perkosa Bocah Lelaki di AS, Tentara Saudi Dipenjara 35 Tahun

Perkosa Bocah Lelaki di AS, Tentara Saudi Dipenjara 35 Tahun

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 09:33 WIB

AS Akan Bolehkan Kaum Gay Donorkan Darah

AS Akan Bolehkan Kaum Gay Donorkan Darah

Health | Jum'at, 02 Januari 2015 | 20:00 WIB

Legenda Tenis Perempuan AS, Nikahi Perempuan Dua Anak

Legenda Tenis Perempuan AS, Nikahi Perempuan Dua Anak

Lifestyle | Kamis, 18 Desember 2014 | 10:11 WIB

Terkini

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:42 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB