Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2026 | 19:34 WIB
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. (ANTARA/Walda Marison)
  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memaparkan rencana pembentukan 750 Batalyon Teritorial Pembangunan di seluruh kabupaten Indonesia selama lima tahun ke depan.
  • Kehadiran batalyon bertujuan meningkatkan keamanan wilayah serta menekan angka kriminalitas jalanan melalui patroli rutin prajurit di berbagai daerah.
  • Program ini memperkuat harmoni sosial, menghidupkan sistem keamanan lingkungan, serta menggerakkan ekonomi masyarakat melalui perputaran anggaran prajurit di daerah.

Suara.com - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memaparkan beragam manfaat strategis dari pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di hadapan Komisi I DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Ia menekankan bahwa kehadiran prajurit di tingkat kabupaten tidak hanya untuk kedaulatan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi keamanan dan harmoni sosial masyarakat.

Dalam rapat kerja tersebut, Sjafrie menjelaskan, bahwa revitalisasi pertahanan ini sempat membuat negara-negara di kawasan terkejut. Namun, ia menegaskan pentingnya pengawalan terhadap 514 kabupaten dan perbatasan dengan 11 negara.

“Saya perlu menjelaskan kepada kepada fraksi negara regional ada yang kaget untuk apa bikin 750 Batalyon selama lima tahun," kata Sjafrie.

Sjafrie menargetkan pembentukan 150 batalyon setiap tahunnya. Khusus untuk Pulau Jawa, ia memastikan seluruh kabupaten akan terkawal pada tahun 2026.

Salah satu manfaat paling krusial yang ia soroti adalah penurunan angka kriminalitas jalanan yang signifikan.

“Saya ingin sedikit menyinggung apa manfaat batalyon infanteri teritorial pembangunan. Apanyang kita lihat sebelum ada batalyon teritorial pembangunan. Tadinya di kabupaten tidak ada pasukan. Apa yang terjadi? Begal kriminal itu yang besar sekali," ungkapnya.

Kehadiran markas militer dan latihan rutin prajurit di daerah disebutnya terbukti ampuh memberikan rasa aman.

“Tapi setelah kita berada di situ membuat pangkalan dan pangkalan itu sudah jadi dengan latihan kemampuan dan sebagainya. Ini begal dan kriminal di situ yang tadinya minus sekian persen, menjadi plus kriminalnya hilang di atas 50 persen. Dan ini adalah tugas batalyon teritorial pembangunan dengan melakukan patroli keliling dengan kendaraan yang disiapkan oleh industri pertahanan baik itu kendaraan listrik maupun kendaraan non listrik," jelasnya.

Tak hanya menumpas begal, Sjafrie menjelaskan bahwa 1.190 personel dalam satu batalyon tersebut dirancang untuk menyatu dengan lingkungan sosial dan religi masyarakat setempat.

Ia mengungkapkan, banyak prajurit yang memiliki latar belakang pendidikan agama yang kuat.

“Penguatan terhadap lingkungan sosial, di kabupaten di kampung kampung ada masjid ada gereja, sedikit sekali pura , tapi prajurit kita yang satu batalyon itu 1.190 orang itu terdiri dari mereka meraka yang dari pesantren, dan bagaimana rohaniawan non muslim itu masuk ke gereja bersama sama masyakat, bersama sama dengan masyarakat adat di masjid bisa jadi khatib dan imam di masjid. Jadi masyakat mesra hangat dengan batalyon teritorial ini," tutur Sjafrie.

Selain itu, ia menyebut kehadiran batalyon ini menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) yang sempat menurun.

Para prajurit juga aktif di bidang pendidikan dengan membantu mengajar di sekolah-sekolah lapangan.

Dari sisi ekonomi, Menhan memastikan anggaran untuk kehidupan prajurit akan berputar di daerah tersebut sehingga langsung menyentuh pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:16 WIB

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:12 WIB

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:19 WIB

Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran

Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:14 WIB

Blak-blakan di DPR, Menhan Sjafrie Ungkap Kronologi AS Minta Izin Lintas Udara RI

Blak-blakan di DPR, Menhan Sjafrie Ungkap Kronologi AS Minta Izin Lintas Udara RI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:42 WIB

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

Terkini

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika "Orang Desa Tak Pakai Dolar"

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika "Orang Desa Tak Pakai Dolar"

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:31 WIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:29 WIB

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:21 WIB

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:19 WIB

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:07 WIB

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo

Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:51 WIB

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:42 WIB

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:27 WIB