Luhut Pandjaitan Siap Di-"Reshuffle"

Ardi Mandiri

Selasa, 19 Mei 2015 | 02:18 WIB
Luhut Pandjaitan Siap Di-"Reshuffle"
Presiden Joko Widodo dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan dalam rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/1). (Antara)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku dirinya siap diganti atau terkena "reshuffle", karena hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.

"Saya siap saja kalau memang diminta Presiden (untuk berhenti), sebab Presiden-lah yang menilai kinerja saya," katanya dalam Dialog Kebangsaan yang dipandu Rektor ITS Prof Joni Hermana di Rektorat ITS Surabaya, Senin (18/5/2015).

Dalam dialog bertajuk "Paradigma Baru Pemerintahan Presiden Joko Widodo menuju Masyarakat Sejahtera" itu, ia menyatakan dirinya sebagai staf kepresidenan juga tahu "rapor" dari para menteri yang membantu presiden.

"Saya tahu rapor mereka, karena saya tahu nilai mereka sehari-hari, tapi saya tidak perlu bicara (kepada media massa), biar presiden saja yang tahu," kata salah satu tokoh yang diisukan terkena 'reshuffle' bersama tim kementerian perekonomian.

Di hadapan para akademisi dan jajaran Forpimda Jatim yang hadir dalam dialog kebangsaan itu, mantan Menteri Perindustrian dan Dubes RI di Singapura itu mengaku senang dapat mendampingi Presiden Jokowi.

"Beliau itu bukan pemimpin yang sok, bahkan beliau itu sangat sederhana, karena beliau suka mengecek langsung realisasi program yang dicanangkan kepada masyarakat di bawah. Itu bukan beliau tidak percaya kepada bawahan tapi beliau memang suka mengecek langsung," katanya.

Bahkan, dirinya sebagai bawahan juga sangat kagum. "Misalnya, saya melaporkan sesuatu, maka beliau langsung mengangkat telepon di depan saya untuk menghubungi staf saya atau menteri terkait," katanya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Luhut yang berasal dari kesatuan Kopassus itu pun mengaku kagum dengan langkah Presiden Jokowi dalam mengambil keputusan.

"Meski beliau itu dari Jawa, bukan seperti saya (dari Batak), tapi beliau cukup tegas dalam memutuskan. Itu saya senang," katanya.

Apalagi, Presiden Jokowi mempunyai kebijakan untuk membangun masyarakat dari desa melalui kucuran dana APBN-P untuk 6.000-an desa senilai Rp21 triliun untuk tahun ini dan tahun depan berkisar Rp43 triliun.

"Itu bukan tanpa masalah, karena itu para mahasiswa dapat menjadi pendamping, rencananya direkrut seorang pendamping untuk empat desa, tapi mahasiswa yang bukan pendamping juga bisa mengkritik," katanya.

Dalam kesempatan itu, Luhut juga meminta ITS untuk membantu pemerintah dengan kepakaran dan riset. "Misalnya, pakar kemaritiman bisa membantu Tim Kemaritiman Pemerintahan Jokowi, lalu riset yang sinergis antara universitas dengan industri juga akan meningkatkan nilai tambah kita, seperti riset tentang bahan bakar yang mulai terbatas," katanya.

Menanggapi hal itu, Rektor ITS Prof Joni Hermana menegaskan bahwa pihaknya siap membantu negara dengan kepakaran yang dimiliki dalam empat bidang yakni kemaritiman, energi, permukiman/arsitek, dan ICT/robotik.

"ITS siap memberikan yang terbaik untuk negara ini," katanya kepada Antara, singkat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP: Jokowi Jangan Dulu Rombak Kabinet

PPP: Jokowi Jangan Dulu Rombak Kabinet

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 22:43 WIB

Terkini

Tabrakan Beruntun di Jakut Libatkan Truk Damkar hingga Bus Transjakarta, 3 Orang Luka-luka

Tabrakan Beruntun di Jakut Libatkan Truk Damkar hingga Bus Transjakarta, 3 Orang Luka-luka

News | Senin, 28 September 2026 | 16:01 WIB

Sosok Jimmy Masrin, Koruptor LPEI yang Fotonya Dipajang di Klaster Mewah Lapas Cibinong

Sosok Jimmy Masrin, Koruptor LPEI yang Fotonya Dipajang di Klaster Mewah Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 15:59 WIB

Kinaryosih Ungkap Penyesalan Mak Eli Dalam "Putri Jangan Gentayangan Lagi"

Kinaryosih Ungkap Penyesalan Mak Eli Dalam "Putri Jangan Gentayangan Lagi"

Entertainment | Senin, 28 September 2026 | 15:59 WIB

Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita

Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita

Batam | Senin, 28 September 2026 | 15:57 WIB

Pilu! Hilang Dini Hari, Mbah Lastri Ditemukan Tak Bernyawa di Jurang Magetan

Pilu! Hilang Dini Hari, Mbah Lastri Ditemukan Tak Bernyawa di Jurang Magetan

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 15:55 WIB

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita

Malang | Senin, 28 September 2026 | 15:54 WIB

Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya

Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya

News | Senin, 28 September 2026 | 15:50 WIB

Sinopsis MR: Iyaku Joho Tantosha, Drama Jepang Dibintangi Mukai Osamu

Sinopsis MR: Iyaku Joho Tantosha, Drama Jepang Dibintangi Mukai Osamu

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:50 WIB

BRI Peduli Temani Langkah Mahesa, dari Jalan Kaki Terjebak Banjir Rob Kini Pakai Sepeda

BRI Peduli Temani Langkah Mahesa, dari Jalan Kaki Terjebak Banjir Rob Kini Pakai Sepeda

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 15:49 WIB

Anaknya Dikaitkan Dugaan Bullying di Sekolah ICM, Dahnil Anzar: Sekarang Hoaks Banyak Sekali

Anaknya Dikaitkan Dugaan Bullying di Sekolah ICM, Dahnil Anzar: Sekarang Hoaks Banyak Sekali

News | Senin, 28 September 2026 | 15:48 WIB

×