Polda Jatim Juga Ikut Turunkan Tim Pantau Beras Plastik

Laban Laisila

Rabu, 20 Mei 2015 | 15:24 WIB
Polda Jatim Juga Ikut Turunkan Tim Pantau Beras Plastik
Aktivitas pedagang beras di pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anas Yusuf siap menurunkan satuan tugas (satgas) khusus untuk mengantisipasi kasus beras sintetis atau beras plastik.

"Kami sudah turunkan Satgas Khusus Polda Jatim dengan perintah untuk berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan operasi pasar sebagai langkah preventif," ujarnya di Surabaya, Rabu (20/5/2015).

Mantan Wakabareskrim Mabes Polri itu menyatakan, jika nantinya dalam operasi pasar itu ditemukan adanya beras sintetis, maka kasusnya akan langsung diusut untuk mengetahui pengedarnya.

"Beras sintetis atau plastik itu kan bisa berbahaya bagi kesehatan, jadi perlu kami beri atensi. Karena itu, masyarakat Jatim tidak perlu resah, karena laporan sementara menyatakan Jatim aman dari beras jenis itu," katanya.

Namun, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan secara ketat, serta memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan langkah-langkah antisipasi peredarannya.

Keluhan sejumlah konsumen beras yang diduga mengandung bahan baku sintetis itu bermula dari Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dari sejumlah aduan itu, Dewi lantas melakukan pengecekan terhadap kualitas sisa beras yang dibelinya, ternyata berasnya tidak memiliki bulir, bahkan dia juga sempat melacak beras semacam itu lewat jejaring internet.

 "Biasanya, bubur kalau sudah dingin bentuknya mengental dan menyatu, tapi kalau ini seperti belum matang. Kalau dijadikan nasi uduk, beras tersebut mengeluarkan banyak air dan basah. Saya menemukan lewat internet kalau beras semacam itu sejenis beras plastik," katanya.

Keanehan itu membuat ibu satu anak itu memutuskan untuk mengganti lokasi pembelian beras yang sudah setahun menjadi pelanggannya dan memublikasikan temuan itu melalui media sosial Facebook dan Instagram untuk diketahui masyarakat luas.

Hingga kini, kasus itu masih dalam penanganan Polresta Bekasi Kota dengan memeriksa pelapor serta lima orang saksi dari kios penjualan beras di Pasar Mutiara Gading itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Telusuri Beras Plastik, Polisi Ambil Contoh di 10 Pasar

Telusuri Beras Plastik, Polisi Ambil Contoh di 10 Pasar

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 14:59 WIB

Polisi: Warga Jangan Terpengaruh Isu Beras Plastik

Polisi: Warga Jangan Terpengaruh Isu Beras Plastik

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 14:23 WIB

Polisi Ingin Sore Ini Hasil BPOM Soal Beras Plastik Keluar

Polisi Ingin Sore Ini Hasil BPOM Soal Beras Plastik Keluar

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 14:00 WIB

DPR Minta Pemerintah Usut Pengimpor  Beras Plastik

DPR Minta Pemerintah Usut Pengimpor Beras Plastik

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 13:34 WIB

Terkini

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

×