Aktivitas Pencarian Batu Akik Ancam Rusak Situs Prasejarah Papua

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2015 | 09:25 WIB
Aktivitas Pencarian Batu Akik Ancam Rusak Situs Prasejarah Papua
Ilustrasi bahan batu akik. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Peneliti dari Balai Arkeologi Jayapura, Papua menduga pencari batu akik telah merambah Bukit Srobu yang terletak di Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, Kota Jayapura sehingga berpotensi merusak situs prasejarah yang ada di tempat itu.

"Pencari batu akik telah merambah situs prasejarah Bukit atau Gunung Srobu," kata peneliti dari Balai Arkeologi Jayayapura, Hari Suroto di Kota Jayapura, Papua, Selasa (2/6/2015).

"Berdasarkan laporan yang kami terima, mereka (pencari batu akik) melakukan penggalian liar sehingga merusak situs," katanya.

Menurut dia, selain mencari batu alam warna ungu yang dikenal dengan istilah batu lavender, mereka juga mengambil artefak alat batu berwarna ungu.

"Penggalian liar yang dilakukan di lereng dan puncak bukit itu, telah menyebabkan data arkeologi yang ada di situs rusak, juga bisa mengakibatkan kerusakan lingkungan yaitu tanah longsor," katanya.

Lebih lanjut, alumnus Universitas Udayan Bali itu mengakatan situs gunung Srobu, juga terancam rusak oleh para pencari cangkang kerang laut.

Cangkang kerang laut merupakan bahan pembuatan kapur untuk makan pinang.

"Penggalian liar perlu dihentikan, perlu dipasang papan peringatan bahwa situs dilindungi oleh undang-undang Cagar Budaya nomor 11 tahun 2010, selain itu juga perlu sosialisasi undang-undang caagar budaya pada masyarakat sekitar situs," katanya.

Pantauan di lapangan, di sejumlah toko dan pasar di Kota Jayapura, ada berbagai jenis batu yang diambil dari gunung Srobu yang dijual oleh warga.

Kepala Kelurahan Abepantai, Kota Jayapura, Rina Imelda Tjoe, ketika dikonfirmasi terkait informasi itu mengatakan akan segera mengecek ke lapangan.

"Setahu saya hal itu tidak ada. Tapi ini kan informasi jadi harus dicek lagi, jangan sampai benar terjadi. Tapi kalau warga yang mencari kerang untuk dibuat jadi kapur sebagai bagian dari makan pinang, memang hal itu sudah lama terjadi," katanya.

Perempuan paruh baya asal Kampung Nafri itu mengimbau kepada semua pihak dan warga yang ada di daerah itu agar menjaga kelestarian bukit atau gunung Srobu yang akan didorong menjadi laboraturium raksasa untuk tempat penelitian dan destinasi wisata Kota Jayapura.

"Harapannya warga Abepantai bisa menjaga peninggalan pra sejarah dan sejarah yang ada di Bukit Srobu," ajaknya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencuri Motor di Cisarua Babak Belur Dihakimi Massa, Bawa 7 Jimat Batu Akik Saat Beraksi

Pencuri Motor di Cisarua Babak Belur Dihakimi Massa, Bawa 7 Jimat Batu Akik Saat Beraksi

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 18:12 WIB

3 Jenis Batu Akik yang Cocok Dijadikan Cincin Wanita

3 Jenis Batu Akik yang Cocok Dijadikan Cincin Wanita

Your Say | Sabtu, 05 November 2022 | 15:30 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB