Komisi III Ingin Kabareskrim Jadi Contoh Laporkan LHKPN

Kamis, 04 Juni 2015 | 12:22 WIB
Komisi III Ingin Kabareskrim Jadi Contoh Laporkan LHKPN
Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso ketika memenuhi panggilan Komnas HAM di Jakarta, Jumat (30/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Komisi III DPR berharap Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso berinisiatif melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara kepada KPK.

"Laporan soal LHKPN itu kan kesadaran individu, kalau kesadarannya kaya gitu, berarti dia bukan contoh, gitu saja," kata Wakil Ketua Komisi III Desmond J. Mahesa di DPR, Kamis (4/6/2015).

Desmond mengatakan memang benar tidak ada sanksi untuk pejabat negara yang tidak mau melaporkan LHKPN, tapi lebih sebagai contoh yang baik kepada masyarakat.

Anggota Komisi III dari Fraksi Nasdem Rio Patrice Capela menambahkan jika Budi tidak mau melaporkan LHKPN, atasannya bisa menegurnya.

"Begini, kalau dalam kebiasaan, pejabat negara menyampaikan laporan harta kekayaannya. Kalau tidak dilaporkan, atasannya bisa menyampaikan titah untuk semua menyampaikan. Kemudian kalau memang itu menjadi sesuatu yang wajib walau belum ada kewajiban akan hal itu, sebaiknya KPK, meminta itu. Sebaiknya memang diberikan. Melaporkan lebih baik," kata Rio.

Pelaporan kekayaan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Untuk itu, setiap pejabat sebelum, selama, maupun sesudah menduduki jabatan tertentu wajib melaporkan harta kekayaan.

Sebelumnya, Budi membantah menolak melaporkan kekayaan. Menurut dia, pernyataannya perihal LHKPN telah disalahartikan dengan sengaja oleh beberapa pihak, untuk menjatuhkan dirinya secara pribadi dan Polri secara institusi.

Meskipun demikian, Budi belum memutuskan kapan ia akan melaporkan harta kekayaan. Menurut Budi, pada dasarnya ia ingin bersikap transparan dan terbuka kepada publik sehingga menimbulkan kesan obyektif.

"Tidak bisa dipastikan kapan, sama seperti pemeriksaan. Kan saya bilang saya ingin jujur, terbuka, enggak mesti saya yang ngisi. Kalau perlu, masyarakat umum itu mengawasi saya. Itu yang paling fair, itu yang paling penting," kata Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI