Jokowi Salah Sebut Kelahiran Sukarno, Apa Kata Wali Kota Solo?

Siswanto Suara.Com
Jum'at, 05 Juni 2015 | 13:54 WIB
Jokowi Salah Sebut Kelahiran Sukarno, Apa Kata Wali Kota Solo?
Presiden Joko Widodo di Jakarta Convention Center, Selasa (21/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wali Kota Solo F. X. Hadi Rudyatmo menilai kesalahan Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan di acara peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (1/6/2015), merupakan kesalahan biasa. Ketika itu, Presiden Jokowi bilang, Kota Blitar merupakan tempat kelahiran Presiden RI pertama, Sukarno.

"Aku ra komentar kui (aku tidak komentar soal itu). Kalau sosmed ramai membicarakan itu, ya biarkan saja wong namanya juga sosmed, apapun bisa diperbincangkan," kata Rudy saat ditemui di sela-sela kegiatan Mider Projo di UPT Metrologi, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/6/2015).

Menurut Rudy kesalahan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Pasalnya, menurut mantan rekan kerja Jokowi semasa menjabat sebagai Wali Kota Solo, sebagai pemimpin ada lebih banyak tugas yang lebih penting untuk dipikirkan.

"Lebik baik membahas bagaimana menurunkan angka kemiskinan. Itu kerja yang lebih penting dibandingkan memikirkan hal seperti ini," ujarnya.

Sedangkan saat ditanya apakah sebagai kader PDI Perjuangan yang notabene menempatkan Bung Karno sebagai tokoh panutan memang tidak harus menghafal seluk beluk tentang sosok Founding Father itu, Rudy menegaskan yang harus diingat dari Bung Karno adalah semangat dan ajarannya.

"Ingat apinya, jangan ingat abunya. Tidak harus hapal lahir dimana, wafat dimana. Tapi apa ajarannya dan bagaimana semangatnya," kata dia.

Seperti ini ucapan Jokowi yang kemudian menjadi perbincangan hangat tersebut. "Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran Proklamator kita, Bapak Bangsa kita, Bung Karno, hati saya selalu bergetar," kata Jokowi.

Acara Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Blitar ketika itu dihadiri Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Menko PMK Puan Maharani, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan mantan Wapres Boediono, serta sejumlah pejabat tinggi negara lainnya.

Setelah kasus tersebut jadi perbincangan publik, anggota Tim Komunikasi Publik Presiden, Sukardi Rinakit, mengaku sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas salah ucap Jokowi.

"Kesalahan itu sepenuhnya adalah kekeliruan saya dan menjadi tanggung jawab saya. Karena ketika Presiden sedang menyusun pidato tersebut, beliau bertanya pada saya tentang Blitar. Saya menjawab bahwa Bung Karno lahir dan disemayamkan di Blitar. Presiden waktu itu meminta saya untuk memeriksa karena seingat beliau, Bung Karno lahir di Surabaya," kata Sukardi dalam pernyataan pers yang diterima Suara.com.  (Wijayanti Putri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI