PSSI Disebut Sarang Mafia, Komunitas Suporter Bawa Data ke KPK

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 08 Juni 2015 | 15:38 WIB
PSSI Disebut Sarang Mafia, Komunitas Suporter Bawa Data ke KPK
Kisruh berkelanjutan menuntut pembenahan dalam tubuh PSSI. [Antara/Agus Bebeng]

Suara.com - Komunitas Suporter Antikorupsi mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, Senin (8/6/2015).

Menurut mereka organisasi yang baru saja dibekukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menjadi sarang mafia. Hal tersebut mereka ketahui berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan pada tahun 2013.

"Hasil audit BPK tahun 2013 yang mengindikasikan terdapat dugaan korupsi bantuan sosial, dimana menjual kegiatan yang sudah pernah dilakukan dan tidak sesuai proses dalam UU keuangan negara," kata salah satu anggota komunitas, Parto, di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Menurut Parto pada tanggal 29 Juli tahun 2013, dana APBN untuk Kemenpora sebesar Rp439.740.000 digelontorkan ke PSSI untuk kegiatan pemusatan latihan Asian Youth Games Timnas Sepakbola U-14.

Sementara, sebelum tanggal tersebut, kata dia, sudah dilaksanakan pemusatan pelatihan terlebih dahulu di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dan di Kuningan, Jawa Barat. Dengan demikian, uang yang dicairkan atas nama kegiatan tersebut diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya.

"Uang dicairkan pada tanggal 29 Juli 2013, tetapi kegiatannya sudah dilakukan pada sebelumnya(3 Juni, 3 Juli dan 7-9Juli 2013)," kata Parto.

Selain itu, masih berdasarkan hasil audit BPK pada tahun 2010, diduga terdapat penyimpangan dalam bantuan Kemenpora untuk PSSI, untuk dana Timnas AFF Tahun 2010 yang besarannya mencapai Rp20 miliiar.

PSSI dinilai tidak mempertanggungjawabkannya karena tidak seseuai dengan perjanjian tang telah disepakati.

Selain itu, ada juga dana sebesar Rp3,5 miliar yang belum dipertanggungjawabkan PSSI pada Kongres Luar Biasa PSSI pada tahun 2013 yang disampaikan oleh Biro Hukum Kemenpora dalam sidang sengketa Informasi di KIP.

"Dalam tiga kasus hasil audit BPK dan keterangan dalam sidang KIP tersebut, kami menilai ada potensi kerugian negara yang ditimbulkan karena penyalahgunaan wewenang dari pengurus PSSI," kata Parto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PSSI Dibekukan, Masyarakat Inginkan Federasi Sepak Bola Baru

PSSI Dibekukan, Masyarakat Inginkan Federasi Sepak Bola Baru

Bola | Senin, 08 Juni 2015 | 02:00 WIB

Prihatin Dengan Nasib PSSI, Timnas U-23 Tampil Dengan  Pita Hitam

Prihatin Dengan Nasib PSSI, Timnas U-23 Tampil Dengan Pita Hitam

Bola | Minggu, 07 Juni 2015 | 10:12 WIB

FIFA dan AFC Direncanakan Temui Jokowi

FIFA dan AFC Direncanakan Temui Jokowi

Bola | Sabtu, 06 Juni 2015 | 02:00 WIB

Persipura Akan Kembali Dibentuk Jika Menpora Cabut SK

Persipura Akan Kembali Dibentuk Jika Menpora Cabut SK

Bola | Jum'at, 05 Juni 2015 | 22:07 WIB

Terkini

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:28 WIB

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:25 WIB

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:50 WIB

Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik

Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:45 WIB

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:25 WIB

KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!

KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:07 WIB

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:14 WIB

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:07 WIB

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:25 WIB