Cina Akan Perketat Kapal Laut Berasap Masuk Beijing

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Juni 2015 | 17:59 WIB
Cina Akan Perketat Kapal Laut Berasap Masuk Beijing
Seorang warga Beijing, Cina berkendara menggunakan masker. (Shutterstock).

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup Cina akan mengatur emisi yang dikeluarkan oleh kapal atau perahu beralasap. Ini dilakukan untuk menekan polusi asap di Cina akibat pembakaran batubara.

Keputusan upaya pembatasan itu dilakukan, Senin (8/6/2015) ini. Pemerintah Cina menghadapi tekanan dari rakyatnya agar Beijing menyatakan 'perang' terhadap polusi.

Departemen Lingkungan Hidup Cina mencari formula penyaringan kapal laut yang bisa beroperasi di Cina. Sebab sektor jasa pengiriman via laut mendominasi jalur pengiriman.

"Masalah pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pengiriman (barang) menjadi lebih jelas," Xiong Yuehui, seorang pejabat Kementerian Lingkungan Hiduo. Kata dia Cina memiliki 172.600 kapal pada akhir 2013.

Dia memperkirakan bahwa sektor pengiriman menyumbang 8,4 persen dari emisi sulfur dioksida di Cina. Sementara ada 11,3 persen dari emisi oksida nitrogen pada tahun 2013.

Peraturan lingkungan untuk kapal akan diawasi secara global oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO). Tapi sementara IMO telah mengurangi polusi dengan kontrol emisi kapal dari Amerika dan Eropa.

Sebelumnya, Oktober lalu sebuah kelompok lingkungan AS mengatakan sektor pengiriman adalah sumber signifikan dari polusi udara di Cina. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk Selamatkan Bumi dengan #BeliYangBaik

Yuk Selamatkan Bumi dengan #BeliYangBaik

Press Release | Minggu, 07 Juni 2015 | 09:02 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Foto | Jum'at, 05 Juni 2015 | 13:36 WIB

Taman di Hongkong Terancam Tergusur karena Hunian Makin Mahal

Taman di Hongkong Terancam Tergusur karena Hunian Makin Mahal

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 13:45 WIB

WHO: Polusi Dunia Memburuk 10 Tahun Terakhir Ini

WHO: Polusi Dunia Memburuk 10 Tahun Terakhir Ini

Health | Rabu, 03 Juni 2015 | 13:12 WIB

Beijing Siapkan Denda Besar buat Perokok di Tempat Publik

Beijing Siapkan Denda Besar buat Perokok di Tempat Publik

News | Minggu, 31 Mei 2015 | 13:12 WIB

Indonesia Optimis EBT Berkembang 23 Persen di 2025

Indonesia Optimis EBT Berkembang 23 Persen di 2025

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 16:42 WIB

ASI Lindungi Bayi dari Efek Buruk Polusi

ASI Lindungi Bayi dari Efek Buruk Polusi

Health | Selasa, 26 Mei 2015 | 13:31 WIB

Tiba di Jogja, Lelaki Ini Keliling Dunia Kampanye Perubahan Iklim

Tiba di Jogja, Lelaki Ini Keliling Dunia Kampanye Perubahan Iklim

News | Senin, 25 Mei 2015 | 17:17 WIB

Ukur Seberapa Hijau Gaya Hidup Kamu dengan Buku Ini

Ukur Seberapa Hijau Gaya Hidup Kamu dengan Buku Ini

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2015 | 06:45 WIB

Jepang Sumbang Rp5,9 Triliun untuk Kepulauan Pasifik

Jepang Sumbang Rp5,9 Triliun untuk Kepulauan Pasifik

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 08:50 WIB

Terkini

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:05 WIB

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:50 WIB

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:15 WIB

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:01 WIB

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB