Pendukung Ahok Ditantang Buktikan Bisa Kumpulkan Sejuta KTP

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 09 Juni 2015 | 16:26 WIB
Pendukung Ahok Ditantang Buktikan Bisa Kumpulkan Sejuta KTP
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara resmi membuka pusat jajanan kuliner Lenggang Jakarta di kawasan IRTI Monas Jakarta, Jumat (22/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Prabowo Soenirman mengatakan maju ke bursa pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 melalui jalur independen atau non partai politik bukan langkah mudah.

Itu sebabnya, bagi Partai Gerindra kalau nanti Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok maju lagi lewat jalur independen, bukan ancaman.

"Soal ancaman tidaklah karena partai jelas pendukungnya. Dengan basis massa yang jelas. Sedangkan independen harus mencari lagi," kata Prabowo kepada Suara.com melalui pesan singkat, Selasa (9/6/2015).

Prabowo mengapresiasi gerakan sosial yang dilakukan komunitas temanahok.com dengan cara menggalang sejuta foto kopi KTP warga Jakarta untuk memenuhi syarat KPU agar Ahok bisa maju lewat jalur non partai.

"Soal Teman Ahok yang siap mendukung Ahok tinggal membuktikan saja, apakah mereka bisa mengumpulkan satu juta KTP yang bisa mendukung Ahok untuk maju lagi sebagai calon independen," kata Prabowo.

Gerakan mendukung Ahok maju lagi di pilkada, menurut Prabowo, sah-sah saja dan positif.

Tapi yang jelas, kata Prabowo, partainya tidak akan mendukung Ahok.

"Yang pasti Gerindra tidak akan mendukung Ahok lagi," kata Prabowo.

Seperti diketahui, Ahok meninggalkan Partai Gerindra pada akhir 2014. Sejak itu, dia tidak punya bendera partai lagi.

"Saya sudah resmi mengundurkan diri dari Gerindra. Sejak saya memasukkan surat ini, saya sudah bukan orang partai politik lagi," kata Ahok yang ketika itu masih menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo di Balai Kota Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Salah satu alasan Ahok mundur dari Gerindra ialah karena menolak keputusan Gerindra yang meminta pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Di Gerindra, waktu itu Ahok menjabat Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wacana Ahok Maju Lewat Jalur Independen, Gerindra: Bukan Masalah

Wacana Ahok Maju Lewat Jalur Independen, Gerindra: Bukan Masalah

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 15:34 WIB

Proyek MRT Ciptakan Kemacetan Baru, Ahok: Ada 17 Juta Kendaraan

Proyek MRT Ciptakan Kemacetan Baru, Ahok: Ada 17 Juta Kendaraan

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 10:57 WIB

Temanahok.com Galang Dukungan Jadi Calon Independen, Ahok: Thanks

Temanahok.com Galang Dukungan Jadi Calon Independen, Ahok: Thanks

News | Senin, 08 Juni 2015 | 19:13 WIB

Terkini

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB