Proyek MRT Ciptakan Kemacetan Baru, Ahok: Ada 17 Juta Kendaraan

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 09 Juni 2015 | 10:57 WIB
Proyek MRT Ciptakan Kemacetan Baru, Ahok: Ada 17 Juta Kendaraan
Pekerja memasang plat rangka baja proyek MRT di sepanjang jalan MH Thmarin Jakarta, Selasa (14/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyadari proses pembangunan jalur mass rapid transit dari Lebak Bulus ke Bundaran Hotel Indonesia menimbulkan kemacatan arus lalu lintas setiap hari.

"Sama ini Jakarta sekarang anda melakukan kalau operasi, tambah susah gak orang? Dibius gak orang? Habis itu kita harapkan kami sembuh," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/5/2015).

Menurut pengamatan Suara.com, jalur-jalur yang sedang dibangun MRT sebagian besar mengalami penyempitan, seperti di Jalan Sudirman-Thamrin, dari dua jalur menjadi satu jalur sehingga setiap hari macet parah.

Mantan Bupati Belitung Timur sudah siap disalahkan atas kemacetan karena pembangunan sarana dan prasarana untuk transportasi publik.

"Kalau saya lakukan seperti ini pas pemilihan saya pas lagi puncak-puncaknya macet, jadi orang akan bilang sialan banget ini orang kok dia jadi gubernur tambah lama kok tambah macet," kata Ahok.

Ahok mengungkapkan data jumlah kendaraan di Ibu Kota Jakarta saat ini ada sekitar 17 juta unit. Dengan realitas itu, katanya, sangat sulit menciptakan Jakarta bebas macet.

"Kamu diem saja tambah macet kok. Populasi kendaraan udah 17 juta di Jakarta. Kamu mau bangun jalan berapapun ga akan selesai kecuali anda bangun transportasi massal berbasis rel. Bangun ini anda harus gali di bawah atau layang di atas. Kamu lakukan pasti macet karena jalan udah gitu sempit," Ahok menambahkan.

Lebih jauh Ahok mengatakan pembangunan MRT tak kunjung terealisasi karena tiap lima tahun ganti pemimpin dan ganti kebijakan.

"Justru saya pikir kenapa MRT (Mass Rapid Transit) 28 tahun gak dibangun-bangun? karena jabatan politis hanya lima tahun pembangunan ini makan waktu lebih dari lima tahun," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temanahok.com Galang Dukungan Jadi Calon Independen, Ahok: Thanks

Temanahok.com Galang Dukungan Jadi Calon Independen, Ahok: Thanks

News | Senin, 08 Juni 2015 | 19:13 WIB

Jakarnaval Tak Capai Target Gaet Turis Asing

Jakarnaval Tak Capai Target Gaet Turis Asing

News | Senin, 08 Juni 2015 | 11:24 WIB

Ahok Anggap Dana Rp8 Miliar Masuk Akal untuk Jakarnaval 2015

Ahok Anggap Dana Rp8 Miliar Masuk Akal untuk Jakarnaval 2015

News | Senin, 08 Juni 2015 | 11:18 WIB

Apa Kabar Larangan PNS DKI Bawa Kendaraan Pribadi di Hari Jumat?

Apa Kabar Larangan PNS DKI Bawa Kendaraan Pribadi di Hari Jumat?

News | Sabtu, 06 Juni 2015 | 06:44 WIB

Ngotot Reklamasi 17 Pulau, Ahok Tantang KKP Berdebat

Ngotot Reklamasi 17 Pulau, Ahok Tantang KKP Berdebat

News | Jum'at, 05 Juni 2015 | 16:40 WIB

Terkini

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB