Pasek: Pembunuhan Sadis Angeline Cemarkan Bali

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2015 | 16:49 WIB
Pasek: Pembunuhan Sadis Angeline Cemarkan Bali
Gede Pasek Suardika (kiri). [Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Anggota DPD asal Bali, Gede Pasek Suardika, mengatakan kasus pelecehan seksual dan pembunuhan terhadap Angeline (8) di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, merupakan persoalan serius. Kasus ini, katanya, telah merusak keharmonisan Pulau Dewata.

"Bagi kami orang Bali, pembunuhan dengan cara begini sangat merusak keharmonisan alam yang disebut leteh atau cemar. Sehingga perlu diupacarai bhuta yangnya seperti mecaru gede dengan serius agar bisa dikembalikan alamnya menjadi harmonis," kata Pasek, Kamis (11/6/2015).

Dia pun mendoakan supaya Angeline mendapatkan kedamaian di kehidupan baru. Ia berharap pelaku, Agus, bisa mendapatkan hukuman yang setimpal.

"Tentu kita berdoa semoga Angeline bisa hidup damai di alam sana. Serta para pelakunya untuk dihukum dengan hukuman setimpal sesuai rasa keadilan masyarakat," ujarnya.

Mantan Ketua Komisi III DPR mengatakan kasus ini terkait dengan kegagalan melindungi hak anak. Angeline mendapatkan perlakuan yang sangat tidak baik untuk tumbuh kembang seorang generasi muda.

Karenanya, hukuman yang berat perlu dikenakan kepada pelaku.

"Ya itukan kejahatan gabungan sehingga menjadi faktor pemberatan. Pemerkosaan, pembunuhan berencana itu memang secara kolektif ancaman hukumannya hukuman mati. Hanya tentu kita berharap hakim nanti menyerap betul rasa keadilan masyarakat," ujarnya.

Dalam kasus ini, polisi baru menetapkan seorang tersangka, yaitu Agus. Ibu tiri Angeline, Margaret, dan dua kakak tiri Angeline sampai saat ini masih diperiksa polisi.

Agus ditetapkan menjadi tersangka oleh Polresta Denpasar pada Rabu (10/06/2015) malam.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orang tua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015). Bahkan, Margaret sampai memposting foto Angeline, lalu tersebar di media sosial.

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah, dekat kandang ayam.

Jenazah Margareth ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kematian Angeline, Putri Indonesia: Ini Cambuk bagi Para Orangtua

Kematian Angeline, Putri Indonesia: Ini Cambuk bagi Para Orangtua

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:43 WIB

Menteri Yuddy Bantu Keluarga Angeline sampai Pemakaman

Menteri Yuddy Bantu Keluarga Angeline sampai Pemakaman

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:36 WIB

Jusuf Kalla Sedih Angeline Dibunuh Secara Kejam

Jusuf Kalla Sedih Angeline Dibunuh Secara Kejam

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:32 WIB

Hasil Tes Kejiwaan Ibu Angkat Angeline Diduga Psikopat

Hasil Tes Kejiwaan Ibu Angkat Angeline Diduga Psikopat

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:22 WIB

Tanya Hasil Autopsi, Orangtua Kandung Angeline Datangi Polres

Tanya Hasil Autopsi, Orangtua Kandung Angeline Datangi Polres

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 15:57 WIB

Terkini

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:37 WIB

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:27 WIB

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:25 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:10 WIB

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:00 WIB

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

News | Minggu, 26 April 2026 | 15:11 WIB

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:28 WIB

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:25 WIB

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:50 WIB