Trik Ojek "Online" Hindari Ancaman Ojek Pangkalan

Pebriansyah Ariefana, Firsta Nodia

Kamis, 11 Juni 2015 | 16:51 WIB
Trik Ojek "Online" Hindari Ancaman Ojek Pangkalan
CEO Go-Jek Nadim Makarim (kiri) bersama Go-Jek. [Suara.com/Deny Yuliansari]

Suara.com - Baru-baru ini jejaring sosial dihebohkan dengan pengalaman penumpang Go-Jek, salah satu penyedia transportasi ojek via online, Boris Anggoro. Dalam postingannya, Boris menceritakan bagaimana driver Go-Jek yang dipesan mendapatkan ancaman dari tukang ojek pangkalan setempat.

"Abangnya dateng dan kita siap-siap mau berangkat. Nggak lama ada abang ojek yang mangkal di kantor nyamperin dan dorong abang Go-Jek suruh pergi atau motornya dirusak. Gue akhirnya nyuruh abangnya pergi," demikian celoteh Boris dalam akun Pathnya.

Suara.com pun lantas mewawancarai beberapa driver ojek berbasis aplikasi yang sedang digandrungi masyarakat Jakarta, yakni Go-Jek dan Grab Bike.

Salah seorang driver Go-Jek, Asep mengaku dirinya belum pernah mengalami insiden berupa ancaman atau penganiayaan secara langsung dengan ojek pangkalan. Tapi rekan-rekannya mewanti-wanti jika Asep melintas di beberapa kawasan yang rawan terjadi bentrokan dengan para tukang ojek pangkalan.

Salah satu kawasan yang rawan Go-Jek diserang adalah kawasan Mega Kuningan dan Pasar Festival. "Kita hati-hati kalau mau jemput penumpang, kalau bisa jangan di depan pangkalan mereka," ungkap Asep kepada suara.com, Kamis (11/6/2015).

Kawasan yang dinilai berbahaya bagi kalangan driver Go-Jek ternyata juga diakui oleh driver Grab Bike. Agus Supriyatna, salah seorang driver Grab Bike mengaku bahwa dirinya pernah mendapat tatapan tidak mengenakkan dari para supir ojek pangkalan di daerah Pasar Festival.

"Waktu itu pernah jemput penumpang. Kebetulan penumpang datang agak lama, saya awalnya nggak tahu ada hal-hal kayak gini. Ternyata benar, saya dipelototin sambil diomongin sama mereka. Untungnya nggak sampai diusir," kata Agus.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak menyenangkan ini, Agus punya cara tersendiri. Ia membalikkan jaketnya jika akan menjemput penumpang. Helm yang digunakannya pun tidak berlogo perusahaan tertentu. Namun, Agus melakukan hal ini hanya di kawasan-kawasan tertentu yang berbahaya.

"Nanti setelah melewati pangkalan ojek baru saya balik lagi. Antisipasi aja mbak. Tapi hanya di tempat tertentu," imbuh Agus yang kerap mangkal di kawasan Citiwalk Sudirman ini.

Kehadiran driver berbasis aplikasi yang mengunggulkan layanan, keamanan, dan kepraktisan saat memesan kini memang diminati warga Jakarta. Sayangnya, beberapa oknum ojek pangkalan justru menganggapnya sebagai ancaman untuk mengambil lahan pendapatan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Memuji Go-jek, Meski Sebagian Tukang Ojek Tak Suka

Ahok Memuji Go-jek, Meski Sebagian Tukang Ojek Tak Suka

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:59 WIB

Go-jek Diancam, Ahok: Cuma Sekelompok Tukang Ojek yang Tak Suka

Go-jek Diancam, Ahok: Cuma Sekelompok Tukang Ojek yang Tak Suka

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 11:52 WIB

Hingga Kini, Go-Jek Sudah Punya Ribuan Tukang Ojek

Hingga Kini, Go-Jek Sudah Punya Ribuan Tukang Ojek

Tekno | Kamis, 09 April 2015 | 10:44 WIB

Aplikasi Go-Jek Rambah Bandung dan Surabaya

Aplikasi Go-Jek Rambah Bandung dan Surabaya

Tekno | Rabu, 08 April 2015 | 21:13 WIB

Go-Jek Jamin Fitur Go-Food Aman

Go-Jek Jamin Fitur Go-Food Aman

News | Rabu, 08 April 2015 | 21:04 WIB

Terkini

Rahasia Jusuf Kalla Tetap Bugar di Usia 84 Tahun

Rahasia Jusuf Kalla Tetap Bugar di Usia 84 Tahun

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Rilis Terbaru SMRC soal Capres: Dedi Mulyadi Unggul 35,5 Persen, Elektabilitas Prabowo Terjun Bebas

Rilis Terbaru SMRC soal Capres: Dedi Mulyadi Unggul 35,5 Persen, Elektabilitas Prabowo Terjun Bebas

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Daftar 15 Provinsi yang Menggelar Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober hingga Desember 2026

Daftar 15 Provinsi yang Menggelar Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober hingga Desember 2026

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Konsol Gaming Genggam Tak Lagi Cuma Buat Main, Kini Jadi PC Kerja

Konsol Gaming Genggam Tak Lagi Cuma Buat Main, Kini Jadi PC Kerja

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:52 WIB

×