Begini Kondisi Rumah Angeline Saat Ini

Madinah | Suara.com

Sabtu, 20 Juni 2015 | 02:13 WIB
Begini Kondisi Rumah Angeline Saat Ini
Kondisi rumah Angeline saat ini. [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Hari ini, Jumat (19/6/2015) tepat satu bulan lebih tiga hari Engeline menghilang, atau 9 hari sejak ditemukan tewas di dalam rumahnya di Jalan Sedap Malam.

Korban pembunuhan dan pelecehan seksual itu dikabarkan menghilang oleh ibu angkatnya Margaret Christina Megawe pada Sabtu 16 Mei. Bocah kelas II SD itu ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya pada Rabu 10 Juni, tepatnya dibelakang kandang ayam dekat pohon pisang.

Angeline dikubur, dibunuh dan dilecehkan oleh tersangka Agus, mantan pembantu ibu angkatnya.

Kondisi rumah Angeline saat ini dalam keadaan sepi dan sangat berantakan. Bau menyengat kotoran ayam tercium dari belakang rumah.

Di halaman dalam rumah hanya ada ayam yang berkeliaran. Kotoran ayam berserakan dilantai, serta terhampar beberapa barang-barang tak dipakai.

Rumah yang dihuni oleh Angeline itu memiliki  5 kamar kost didepannya. Didalam rumah terdapat kandang anjing, kandang ayam, kandang kucing, kursi, kardus serta sampah lainnya.

Persis di depan kamar kost, ada mobil berwarna silver, yang berdekatan dengan kamar Angeline. Sementara di halaman terdapat sebuah mobil tua berwarna biru.

Salah satu petugas kepolisian yang menjaga rumah itu mengatakan, dibelakang rumah terdapat kandang yang terbuat dari besi. Luasnya mencapai tiga are, sementara luas rumah tersebut sembilan are. Saat ini, ratusan  kandang ayam itu sudah tidak ada ayamnya.

Seperti diketahui, Margaret beternak ayam pada tahun 2013 lalu. Jumlahnya sata ini mencapai ratusan ratusan ekor.

"Ayamnya semuanya sudah dibawa oleh dinas peternakan Provinsi Bali.  Tapi masih ada sisa ayam yang kecil-kecil yang tidak bisa ditangkap oleh mereka,"jelas salah satu petugas  kepolisian yang enggan disebutkan namanya ini.

Sementara hewan piaraan hewan lainnya seperti anjing dan kucing sudah dititipkan oleh Christina Telly Megawe, kakak angkat Angeline kepada dokter hewan yang ada di Denpasar, Bali. Setelah penemuan jenazah Angeline, rumah berpagar kayu jati ini memang sudah tak berpenghuni.

Pasangan suami istri yang kost disana pun telah pindah. Sehari setelah Angeline ditemukan terkubur di belakang rumah,  pasasngan bernama Rahmat Handono dan Ausiani itu langsung hengkang.

Sementara dikamar nomer satu terdapat sepeda motor vario berwarna pink. "Tidak ada yang boleh diijinkan masuk kedalam rumah, selain petugas. Kalaupun waktu itu ada anaknya yang mengambil anjing, itu didampingi oleh pihak kepolisian,'"jelas pria berkumis tipis ini.

Rumah tersebut dijaga oleh kepolisian daerah Denpasar Timur dibantu tim Buser Polda Bali.

"Kami secara bergantian menjaga rumah ini, dan selama di sini tidak ada yang aneh,"ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bela Margaret, Ini Alasan Hotma Sitompul

Bela Margaret, Ini Alasan Hotma Sitompul

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 23:00 WIB

Dilarang Polisi, Dua Kakak Angeline Gagal Temui  Margaret

Dilarang Polisi, Dua Kakak Angeline Gagal Temui Margaret

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 18:46 WIB

LPSK Siap Lindungi Para Saksi Kasus Angeline

LPSK Siap Lindungi Para Saksi Kasus Angeline

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 18:09 WIB

Pembunuhan Angeline, Margaret yang di Sel Ditemui Anak Kandung

Pembunuhan Angeline, Margaret yang di Sel Ditemui Anak Kandung

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 17:36 WIB

Terkini

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB