KPK Geledah Rumah Bupati Musi Banyuasin

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 21 Juni 2015 | 22:30 WIB
KPK Geledah Rumah Bupati Musi Banyuasin
Wakil Ketua KPK Johan Budi. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penyidikan dengan penggeledahan rumah pribadi kediaman Bupati Musi Banyuasin, Sumatera Selatan Pahri Azhari.Ini terkait dengan operasi tangkap tangan terhadap empat tersangka oknum anggota DPRD dan kepala dinas di lingkungan Pemkab setempat.

Terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pihak KPK di Palembang, pada Jumat (19/6/2015) kemarin. Ini merupakan kasus pengesahan pertanggungjawaban APBD 2015. Pihak KPK melanjutkan penggeledahan rumah kediaman Bupati Muba di Jalan Supeno Palembang, Minggu (21/6/2015) sore.

Penggeledahan rumah pribadi Pahri Azhari itu berlangsung ketat. Penggeledahan mendapat pengawalan oleh Sat Brimob Polda Sumsel berlangsung selama 4 jam. Penggeledahan yang tertutup untuk para wartawan itu berlangsung di setiap sudut rumah pribadi Bupati Muba tersebut.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, tim KPK berseragam lengkap menggunakan rompi datang dengan 3 unit mobil jenis MPV. Penyidik KPK langsung menutup semua pintu gerbang dan kafe yang ada di bawah kediaman Bupati Muba tersebut.

Menurut Edy, warga sekitar rumah bupati mulai dilakukan penggeledahan oleh tim KPK itu sekitar pukul 14.00 WIB, dan begitu tim tiba semua pintu gergang ditutup.

Setelah selesai melakukan penggeledahan, Tim KPK meninggalkan kediaman rumah pribadi bupati berikut membawa sekantong kresek kemungkinan berisi dokumen penting. Sementara, Komisi Pemberantasan Korupsi masih mengembangkan penanganan kasus dugaan pemberian suap kepada dua anggota Komisi III DPRD Kabupaten Musi Banyuasin.

Di tempat terpisah Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Sabtu (20/6/2015) mengatakan akan dikembangkan terhadap saksi-saksi lain maupun dari empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

KPK setelah melakukan OTT, menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus suap terkait pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) Tahun Anggaran 2015.

Keempatnya adalah Ketua Komisi III DPRD Musi Banyuasin dari Fraksi PDI Perjuangan Bambang Karyanto dan rekannya sesama anggota Komisi III dari Fraksi Partai Gerindra Adam Munandar sebagai terduga penerima suap sebesar Rp2,56 miliar.

KPK juga menetapkan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Syamsudin Fei dan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Faisyar sebagai tersangka pemberi suap kepada dua anggota DPRD Musi Banyuasin tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ICW Harap Kaum Perempuan Duduki Kursi Pimpinan KPK

ICW Harap Kaum Perempuan Duduki Kursi Pimpinan KPK

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 19:25 WIB

ICW Minta Pemerintah dan DPR Prioritaskan Revisi UU Tipikor

ICW Minta Pemerintah dan DPR Prioritaskan Revisi UU Tipikor

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 18:11 WIB

Lima Catatan ICW Soal Dampak Revisi UU KPK

Lima Catatan ICW Soal Dampak Revisi UU KPK

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 15:37 WIB

Kader PDIP Diciduk KPK, Ganjar Pranowo: Pasti Pecat Itu

Kader PDIP Diciduk KPK, Ganjar Pranowo: Pasti Pecat Itu

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 23:29 WIB

Terkini

Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!

Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!

Bali | Senin, 20 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tega! Pria di Grobogan Perkosa Nenek Berusia 90 Tahun yang Sedang Sendirian di Rumah

Tega! Pria di Grobogan Perkosa Nenek Berusia 90 Tahun yang Sedang Sendirian di Rumah

Jawa Tengah | Senin, 20 Juli 2026 | 17:11 WIB

Beras Mahal Disuruh Tanam Padi Sendiri: Menggugat Logika Lepas Tangan Pemerintah

Beras Mahal Disuruh Tanam Padi Sendiri: Menggugat Logika Lepas Tangan Pemerintah

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 17:07 WIB

Nilai Dakwaan Tak Terbukti, Abdul Wahid Yakin Dapat Putusan Bebas

Nilai Dakwaan Tak Terbukti, Abdul Wahid Yakin Dapat Putusan Bebas

Riau | Senin, 20 Juli 2026 | 17:06 WIB

IHSG Tetap Menghijau Hingga Akhir Perdagangan, TPIA dan BNBR Diserok

IHSG Tetap Menghijau Hingga Akhir Perdagangan, TPIA dan BNBR Diserok

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:02 WIB

Isu Copot Dody Hanggodo Mencuat, Pengamat Nilai Prabowo Berhak Ganti Menteri Demi Stabilitas

Isu Copot Dody Hanggodo Mencuat, Pengamat Nilai Prabowo Berhak Ganti Menteri Demi Stabilitas

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:00 WIB

Iran Minta IAEA Akui Kejahatan Amerika Hancurkan Fasilitas Nuklir Darkhovin

Iran Minta IAEA Akui Kejahatan Amerika Hancurkan Fasilitas Nuklir Darkhovin

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:58 WIB

Komnas HAM Soroti Potensi Diskriminasi di Layanan BPJS Kesehatan, Hambatan NIK Jadi Masalah

Komnas HAM Soroti Potensi Diskriminasi di Layanan BPJS Kesehatan, Hambatan NIK Jadi Masalah

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:53 WIB

DPR Restui Indonesia Terima Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia

DPR Restui Indonesia Terima Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:48 WIB

Rp500 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di Sulawesi Tenggara

Rp500 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di Sulawesi Tenggara

Sulsel | Senin, 20 Juli 2026 | 16:42 WIB

×