Kekerasan Sekual Dominasi Kekerasan Terhadap Anak

Laban Laisila

Selasa, 23 Juni 2015 | 07:51 WIB
Kekerasan Sekual Dominasi Kekerasan Terhadap Anak
Aksi Seribu Lilin Untuk Angeline. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Hasil kajian Indonesia Indicator (I2), menyebutkan, dari 343 media online di seluruh Indonesia, baik nasional maupun lokal pada periode 1 Januari 2012 - 19 Juni 2015, kasus seksual dan kekerasan mendominasi terhadap anak.

"Hal itu dibuktikan dengan kian tingginya jumlah pemberitaan tentang kekerasan terhadap anak yang menghiasi media massa. Kekerasan seksual tercatat sebagai kasus yang paling kerap muncul di pemberitaan media," kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2), Rustika Herlambang.

Menurut dia, faktor utama penyebab kekerasan terhadap anak berasal dari faktor eksternal atau sosial, terutama kemiskinan.

"Tahun ini, peristiwa kekerasan pada anak berpuncak pada kasus Angelina (Engeline) di Bali yang mencapai 1.387 berita dalam sebulan terakhir, atau sekitar 26 persen dari total pemberitaan tahun 2015," ujar Rustika.

I2 adalah perusahaan di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan software AI (Artificial Intelligence).

Rustika memaparkan, pemberitaan kekerasan terhadap anak cenderung melonjak tajam dari tahun ke tahun.

Pada 2012, jumlah pemberitaan kekerasan terhadap anak hanya 1.084, tapi pada 2013 melonjak hingga 2.329 pemberitaan.

"Yang memprihatinkan, pada 2014 pemberitaan kekerasan terhadap anak meroket hingga 7.456 pemberitaan," tuturnya.

Dalam akumulasi pemberitaan media dari tahun 2012-2015 terkait kekerasan anak, bentuk kekerasan yang paling kerap muncul di pemberitaan media adalah kekerasan seksual. Tahun ini, ekspose mengenai pemberitaan kekerasan seksual pada anak mencapai 1.533 berita.

Yang paling mengejutkan terjadi pada 2014. Ekspose kekerasan seksual terhadap anak mencapai 3.893 berita, katanya.

"Saat itu terjadi peristiwa pelecehan seksual pada anak di Jakarta International School (JIS) yang langsung memikat media hingga 1.194 berita," papar Rustika.

Indonesia Indicator juga mencatat, pada 2012 dan 2013 pemberitaan kekerasan seksual terhadap anak paling dominan menghiasi media di Tanah Air. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dipenjara, Ibu Angkat Angeline Didampingi Pendeta

Dipenjara, Ibu Angkat Angeline Didampingi Pendeta

News | Selasa, 23 Juni 2015 | 06:35 WIB

Christina Ditanya Seputar Kehidupan TSK Pembunuh Angeline

Christina Ditanya Seputar Kehidupan TSK Pembunuh Angeline

News | Senin, 22 Juni 2015 | 22:30 WIB

Pengacara Ibu Angkat Angeline akan Bawa Saksi-saksi Meringankan

Pengacara Ibu Angkat Angeline akan Bawa Saksi-saksi Meringankan

News | Selasa, 23 Juni 2015 | 07:13 WIB

Ada Pra Rekonstruksi Lagi, Ibu Angkat Angeline Tak Tahu Soal Itu

Ada Pra Rekonstruksi Lagi, Ibu Angkat Angeline Tak Tahu Soal Itu

News | Selasa, 23 Juni 2015 | 06:47 WIB

Terkini

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×