Lima Bayi Kembar di Surabaya Alami Kelainan Jantung

Siswanto

Selasa, 23 Juni 2015 | 12:36 WIB
Lima Bayi Kembar di Surabaya Alami Kelainan Jantung
Lima bayi kembar yang lahir di gedung Graha Amerta, RSUD dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. Minggu (21/6/2015) [suara.com/Yovie Wicaksono]

Suara.com - Lima bayi kembar yang lahir di gedung Graha Amerta, RSUD dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, mengalami kelainan jantung. Jantung mereka kondisinya terbuka.

Risa Ertika, salah satu dokter yang menangani lima bayi kembar, mengatakan kelainan jantung seringkali terjadi pada bayi yang lahirnya prematur. Hal ini terjadi karena proses pembentukan anggota tubuh yang belum sempurna.

Untuk proses perawatan dan penyembuhan kelainan jantung, katanya, sudah ada enam dokter RSUD dr. Soetomo yang akan melakukan perawatan secara intensif.

Risa mengatakan total waktu yang diperlukan untuk perawatan dua bulan hingga tiga bulan.

"Perawatan dan proses pengawasan akan dilakukan selama 24 jam. Evaluasi juga akan terus dilakukan," ujar Risa, Selasa (23/6/2015).

Saat ini, lima bayi kembar tersebut ditempatkan di ruang terpisah. Tiga bayi ditempatkan di ruang NICU, Gedung Bedah Pusat Terpadu dan dua bayi lainnya ditempatkan di ruang NICU.

Bayi kembar lima yang lahir pada Jumat (19/6/2015). Orangtua mereka, Hari Saputra dan Nia Rachmawati, sudah memberikan namanya. Namanya bernuansa bulan Ramadan karena lahir di awal puasa.

Hari mengatakan untuk bayi kembar berjenis kelamin lelaki diberi nama Risky Ramadhan Pratama. Pratama artinya anak yang lahir pertama atau sulung.

Sedangkan untuk empat bayi kembar lainnya yang berjenis kelamin perempuan akan namanya berakhiran Ramadhani.

"Soal nama yang berjenis kelamin perempuan masih perlu didiskusikan lebih lanjut dengan istri," ujar Hari, Senin (22/6/2015).

Hari terbuka untuk menerima usul nama untuk empat bayi perempuan. Nanti, usulan akan didiskusikan dan dipilih.

Saat ini, kelima bayi kembar dalam perawatan intensif tim dokter dan masih memerlukan alat bantu nafas (respirator) serta incubator supaya terjaga sirkulasi dalam tubuh kelima bayi tersebut.

Proses persalinan lima bayi kembar terjadi pada Jumat (19/6/2015) pukul 08.29 WIB melalui operasi sesar. Lahir pertama berjenis kelamin lelaki, selanjutnya berjenis kelamin perempuan dengan jeda lahir tiap anak sekitar 3-5 menit.

Proses persalinan jauh dari rencana awal yang diperkirakan pada Juli atau bulan kedelapan masa kehamilan. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa yang Mau Usul Nama untuk Lima Bayi Kembar di Surabaya?

Siapa yang Mau Usul Nama untuk Lima Bayi Kembar di Surabaya?

News | Senin, 22 Juni 2015 | 17:44 WIB

Lima  Bayi Kembar Lahir di Surabaya, Namanya Ramadhan-Ramadhani

Lima Bayi Kembar Lahir di Surabaya, Namanya Ramadhan-Ramadhani

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 15:39 WIB

RSUP Sardjito Yogya Siap Pisahkan Kepala Bayi Kembar Siam

RSUP Sardjito Yogya Siap Pisahkan Kepala Bayi Kembar Siam

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 18:36 WIB

Bayi Kembar Kepala Dempet Lahir di Aceh, Ini Keenam di Dunia

Bayi Kembar Kepala Dempet Lahir di Aceh, Ini Keenam di Dunia

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 15:08 WIB

Terkini

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:20 WIB

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

×