Pembunuhan Angeline, Sampel Darah Anak Margaret Dibawa ke Jakarta

Siswanto

Kamis, 25 Juni 2015 | 20:07 WIB
Pembunuhan Angeline, Sampel Darah Anak Margaret Dibawa ke Jakarta
Ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe atau Margaret, yang berdiri di tengah (15/6/2015) [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Sampel darah yang diambil dari dua anak Margriet Christina Megawe, Christina Telly Megawe dan Yvonne Caroline Megawe, akan dikirim ke Pusat Laboratorium dan Forensik Mabes Polri untuk dilakukan analisa secara menyeluruh dan mencocokkan dengan sampel bercak darah yang ditemukan di rumah mereka di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali.

Pengambilan sampel darah dilakukan penyidik di Rumah Sakit Bhayangkara, Denpasar, Kamis (25/6/2015) sore.

"Dalam konteks pencocokan dengan temuan tim penyidik di TKP. Jadi kami melakukan pemeriksaan temuan darah itu, lalu diambil sampel darah orang-orang terdekat korban yaitu Angeline Margriet Megawe (Angeline)," kata Kepala Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto di Polda Bali, Denpasar.

Hery mengatakan penyidik tidak hanya mengambil darah dua anak Margaret, tapi juga orang-orang yang pernah berada di rumah Jalan Sedap Malam.

"Semuanya diambil. Bukan hanya mereka dua saja. Tapi, orang-orang terdekat di sana. Makanya, saksi-saksi itu juga sudah kita ambil sampel darah dan sidik jarinya. Saat ini tinggal menunggu hasil saja" ujarnya.

Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007.

Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu rumah Angeline, ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan. Kedua, Margaret, jadi tersangka kasus penelantaran anak.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).

Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.

Belakangan Agus mengaku sebenarnya dia tidak membunuh Angeine. Dia mengaku disuruh Margaret menggali lubang dan mengubur jasad Angeline. Dia juga mengaku pernah disuruh Margaret memperkosa Angeline. Tapi pengakuan Agus ini dibantah keras oleh Margaret melalui pengacaranya. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semua Pemuka Agama di Bali Ikut Doa Bersama untuk Angeline

Semua Pemuka Agama di Bali Ikut Doa Bersama untuk Angeline

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 19:49 WIB

Untuk Ungkap Pembunuh Angeline, Darah Dua Anak Margaret Diambil

Untuk Ungkap Pembunuh Angeline, Darah Dua Anak Margaret Diambil

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 15:51 WIB

Ini Pengakuan Agustinus Kepada Ortunya Soal Pembunuhan Angeline

Ini Pengakuan Agustinus Kepada Ortunya Soal Pembunuhan Angeline

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 13:59 WIB

Mantan Penghuni Kos Rumah Angeline Beri Informasi Lagi

Mantan Penghuni Kos Rumah Angeline Beri Informasi Lagi

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 13:09 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×