Demokrat Janji Tolak Revisi UU Kalau Niatnya Lemahkan KPK

Laban Laisila, Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 27 Juni 2015 | 15:40 WIB
Demokrat Janji Tolak Revisi UU Kalau Niatnya Lemahkan KPK
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menerima panji Partai dari Ketua Sidang Paripurna Kongres EE Mangindaan pada penutupan kongres IV Partai Demokrat di Hotel Shangrila, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/

Suara.com - Partai Demokrat memastikan tidak akan mendukung rencana Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kalau nantinya malah hanya akan melemahkan fungsi lembaga anti rasuah itu.

"Demokrat prinsipnya dari awal tidak ingin KPK lemah. Sejak zaman pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) kan tidak ingin KPK lemah. Sejauh upaya apapun yang melemahkan penegakan hukum terhadap korupsi, baik yang dilakukan KPK, polisi, kejaksaan, tidak boleh terjadi," ujar Anggota Fraksi Partai Demokrat Didi Irawadi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2015).

Didi menegaskan, pelaku korupsi harus 'dihajar' berbarengan dan jangan biarkan oknum anggota dewan yang tengah berupaya merevisi UU KPK tetap bergulir.

"Demokrat prinsipnya korupsi itu mari kita keroyok ramai-ramai. Ada sinergi yang baik antara KPK, Polisi dan Kejaksaan, bersama-sama kita lawan korupsi ini," jelas dia.

"Jadi, UU ini kalau revisi arahnya memperlemah, kami tidak mau. Tapi kalau ke depan memperkuat KPK, memperkuat sinergi antara kelembagaan penegakan hukum tentu itu baik. Tapi sejauh ini saya belum melihat (DPR) ke sana," jelas Didi.

Politisi partai Demokrat itu mengusulkan agar penyidik lembaga anti rasuah dapat diperbanyak.

"Karena korupsi ini kan tidak hanya di pusat saja. Mungkin di daerah-daerah yang tidak terjangkau itu bagaimana? Dan juga bagaimana pola kerjasama antara KPK, karena kan  KPK tidak bisa sendiri sekarang dengan keterbatasannya," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alih-alih Merevisi UU KPK, DPR Disarankan Bahas KUHAP dan KUHP

Alih-alih Merevisi UU KPK, DPR Disarankan Bahas KUHAP dan KUHP

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 21:51 WIB

Terkini

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

News | Senin, 02 November 2026 | 10:54 WIB

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Bola | Senin, 02 November 2026 | 10:52 WIB

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:50 WIB

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 10:42 WIB

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 10:41 WIB

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 10:36 WIB

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Batam | Senin, 02 November 2026 | 10:35 WIB

×