KPK: Pejabat Nekat Korupsi karena Istri

Ardi Mandiri, Erick Tanjung

Senin, 29 Juni 2015 | 05:25 WIB
KPK: Pejabat Nekat Korupsi karena Istri
Wakil Ketua KPK Johan Budi. [suara.com/Oke Atmaja]
‎‎Praktik korupsi semakin marak terjadi di kalangan pejabat negara, mulai dari tingkat pusat hingga ke level pejabat dan kepala daerah, baik itu Bupati maupun Gubernur. Tindakan korup itu sudah sampai menyentuh sendi-sendi kehidupan di masyarkat.
 
Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi‎, Johan Budi SP menuturkan, salah satu faktor yang menyebabkan tindakan korup para pejabat negara itu adalah karena gaya hidup hedonisme atau pola hidup glamor keluarga mereka.
 
"Gaya hidup hedonis sangat mempengaruhi seseorang menjadi korupsi. Diberbagai kalangan masyarakat kini orang dihargai memakai baju mahal," kata Johan ‎dalam diskusi madrasah antikorupsi di gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu (28/6/2015) malam.
 
‎Dia membeberkan, setelah diteliti KPK ternyata banyak para istri pejabat yang korup memiliki gaya hidup mewah. Mereka memiliki barang-barang mewah yang berharga mahal, bahkan ratusan juta.
 
"Salah satu istri tersangka korupsi ada yang punya tas harganya sangat mahal, yaitu ratusan juta. Bahkan tas yang dia pakai itu hanya diproduksi lima buah di dunia, dan dia punya banyak tas mahal," ungkap Johan.
 
Selain itu, pola hidup yang glamor itu tak lepas dari pengaruh sinetron yang mempertontonkan kehidupan mewah. Bahkan setiap saat ketika pulang kerja di rumah, masyarakat khususnya kalangan Ibu-ibu menonton sinetron tersebut.
 
"Ditambah lagi masyarakat dicekokin sinetron yang menunjukkan kehidupan mewah. Khususnya ibu-ibu, para istri yang pulang kerja setiap hari menonton sinetron yang tidak berkualitas tersebut," katanya.
 
Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya para Ibu-ibu supaya ikut berperan aktif menjaga keseimbangan kehidupan rumah tangganya agar terhindar dari praktiif korupsi. Sebab, saat ini sangat jarang para istri kritis terhadap suaminya, misalnya ketika sang suami pulang membawa uang yang sangat besar, melebihi gaji bulanannya.
 
"Misalnya istri menerima uang yang tiba-tiba berjumlah sangat besar melebihi gajinya. Hal itu seharusnya ditanyakan oleh para istri. Namun saya rasa jarang istrinya bertanya dari mana asal uang itu dan menolaknya. Biasanya mereka bilang alhamdulillah, karena orang setiap hari selalu didorong untuk selalu hendak memiliki barang-barang mewah," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat dari 485 Pendaftar Capim KPK dari Kalangan Wartawan

Empat dari 485 Pendaftar Capim KPK dari Kalangan Wartawan

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 20:51 WIB

KPK Pernah Tangkap Basah Pejabat Korup di Malam Takbiran

KPK Pernah Tangkap Basah Pejabat Korup di Malam Takbiran

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 20:09 WIB

Lima Calon dari Kejaksaan Agung Belum Daftar ke Pansel KPK

Lima Calon dari Kejaksaan Agung Belum Daftar ke Pansel KPK

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 19:56 WIB

Terkini

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:00 WIB

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:57 WIB

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:50 WIB

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 19:27 WIB

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Video | Minggu, 27 September 2026 | 19:15 WIB

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 19:11 WIB

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:10 WIB

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

News | Minggu, 27 September 2026 | 19:07 WIB

×