Reaksi Ortu Kandung Angeline Dengar Margaret Jadi TSK Pembunuh

Siswanto

Selasa, 30 Juni 2015 | 07:18 WIB
Reaksi Ortu Kandung Angeline Dengar Margaret Jadi TSK Pembunuh
Siti Sapurah dan orangtua kandung Angeline, Rosidik dan Hamidah [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Kondisi orangtua kandung almarhumah Angeline (8), Rosidik dan Hamidah, menjadi lebih baik setelah Margriet Christina Megawe alias Margaret, ditetapkan menjadi tersangka pembunuh Angeline.

"Sekarang kondisinya lebih baik, setelah semalam Minggu (28/6/2015) mendengar bahwa Margaret ditetapkan sebagai tersangka," kata juru bicara sekaligus pendamping hukum Pusat Layanan Terpadu, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Denpasar, Siti Sapurah, di Polda Bali, Denpasar, Senin (29/6/2015).

Orangtua Angeline, kata Siti, juga berteimakasih atas bantuan semua pihak sehingga pelan-pelan misteri pembunuh anaknya mulai terkuak.

Rosidik dan Hamida, kata Siti, teringat ketika mereka dulu menyerahkan Angeline kepada Margaret untuk diadopsi. Mereka berharap penghidupan anaknya bisa keluar dari kemiskinan dan dapat dirawat dengan baik.

Tapi setelah selama delapan tahun tak bertemu, ternyata Angeline dibunuh.

"Mereka minta siapapun pelakunya bisa dihukum. Mereka juga mengatakan terimakasih telah membantu kami untuk ungkap semuanya," kata Siti.

Siti mengatakan Rosidik dan Hamidah tidak mengerti tentang persekongkolan di balik kematian anaknya. Saat ini, Hamidah berada di Banyuwangi, Jawa Timur, sementara Rosidik berada di Bali untuk mengikuti proses hukum di Polda Bali.

"Ibu Hamidah kemarin baru pulang ke Banyuwangi, tapi dia bilang sudah mau balik ke sini. Karena di sana dikejar-kejar oleh wartawan," katanya.

Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007. Sejak itu, Angeline belum pernah bertemu orangtua kandung, Hamidah dan Rosidik.

Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang menjadi tersangka kasus pembunuhan. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu Margaret dan kedua Margaret. Sebelumnya, Margaret juga sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus penelantaran anak.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).

Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Margaret Tolak Diperiksa Sebagai Tersangka Pembunuh Angeline

Margaret Tolak Diperiksa Sebagai Tersangka Pembunuh Angeline

News | Senin, 29 Juni 2015 | 18:03 WIB

Kapolda Bali: Ibu Angkat Angeline Terancam Penjara Seumur Hidup

Kapolda Bali: Ibu Angkat Angeline Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Senin, 29 Juni 2015 | 16:53 WIB

Polisi Kalah di Pengadilan Bila Kasus Angeline Diintervensi

Polisi Kalah di Pengadilan Bila Kasus Angeline Diintervensi

News | Senin, 29 Juni 2015 | 15:56 WIB

Pengacara Ibu Angkat Angeline Siap Gugat Polda Bali

Pengacara Ibu Angkat Angeline Siap Gugat Polda Bali

News | Senin, 29 Juni 2015 | 14:40 WIB

Pengacara Ibu Angkat Angeline Tunggu Surat Resmi Polda Bali

Pengacara Ibu Angkat Angeline Tunggu Surat Resmi Polda Bali

News | Senin, 29 Juni 2015 | 14:30 WIB

Hotma Tak Terima Margaret Jadi Tersangka Pembunuhan Angeline

Hotma Tak Terima Margaret Jadi Tersangka Pembunuhan Angeline

News | Senin, 29 Juni 2015 | 14:26 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×