Hillary Clinton Tuduh Cina Retas Komputer Amerika

Ririn Indriani

Minggu, 05 Juli 2015 | 13:03 WIB
Hillary Clinton Tuduh Cina Retas Komputer Amerika
Hillary Clinton, salah satu kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat (Shutterstock).

Suara.com - Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, Sabtu (4/7/2015), waktu setempat, menuduh Cina mencuri informasi rahasia dagang dan "banyak informasi pemerintah", sembari mencoba untuk "meretas apapun yang tidak bergerak di Amerika".

Bahasa yang digunakan Clinton tentang Cina lebih keras daripada bahasa yang biasa digunakan oleh Presiden Barack Obama -- sesama politisi Demokrat.

Hillary menyampaikan tuduhannya itu ketika berkampanye di New Hampshire, menegaskan bahwa ia ingin melihat Cina bangkit dengan damai.

"Tapi kita juga harus ekstra hati-hati, kekuatan militer Cina bertumbuh sangat pesat, mereka mengembangkan instalasi militer yang membuat negara-negara lain yang menjadi sekutu kita merasa terancam, seperti Filipina karena Cina membangun di lokasi yang masih bersengketa," kata Hillary, mantan Menteri Luar Negeri tahun 2009-2013.

"Mereka juga mencoba meretas semua yang tidak bergerak di Amerika. Mencuri rahasia dagang...dari kontraktor sektor pertahanan, mencuri banyak informasi negara, dan mencari selah keuntungan," kata dia.

Hillary adalah kandidat kuat dalam nominasi Demokrat untuk pemilihan presiden November tahun 2016.

Sementara itu Gedung Putih menolak untuk memberikan komentar terhadap tudingan yang digencarkan oleh Hillary.

Dalam kasus terkini soal dugaan aksi retas oleh Cina, pejabat pemerintahan Obama mengatakan bahwa Cina adalah pihak yang diduga keras melakukan peretasan lembaga pemerintah AS yang meliputi sekitar 4,2 juta pekerja.

Di pihak Cina, mereka membantah semua tuduhan meretas komputer Pengelola Pegawai Pemerintah AS.

Hillary juga berbicara tentang program nuklir Iran dan menggunakan kalimat yang keras untuk Teheran.

Ia mengatakan bahwa meskipun perjanjian dengan Iran tercapai, Teheran "tidak akan meredakan agresifitasnya dan tetap menjadi negara pendukung utama aksi terorisme.

Hillary mengaku berharap "perjanjian yang lebih kuat" bakal tercapai di Vienna, antara berbagai kekuatan negara di dunia dan Iran. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hillary: Pernikahan Sesama Jenis Harus Jadi Hak Konstitusi

Hillary: Pernikahan Sesama Jenis Harus Jadi Hak Konstitusi

News | Kamis, 16 April 2015 | 12:32 WIB

Jika Hillary Presiden, Bagaimana Orang Memanggil Bill Clinton?

Jika Hillary Presiden, Bagaimana Orang Memanggil Bill Clinton?

News | Kamis, 16 April 2015 | 06:38 WIB

Terkini

Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS

Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:03 WIB

Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi

Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:00 WIB

Ulasan Novel Suicide Knot, Misteri Kode Rahasia di Balik Live Kematian Anne

Ulasan Novel Suicide Knot, Misteri Kode Rahasia di Balik Live Kematian Anne

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:00 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia

Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:00 WIB

PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini

PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:59 WIB

Pramono Yakin Obligasi Rp 3,5 Triliun Tak Akan Membebani Gubernur Jakarta Berikutnya

Pramono Yakin Obligasi Rp 3,5 Triliun Tak Akan Membebani Gubernur Jakarta Berikutnya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:52 WIB

Kasat Narkoba Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Desakan Pecat dan Dipidana Menguat

Kasat Narkoba Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Desakan Pecat dan Dipidana Menguat

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:51 WIB

Dibalik Tren Padel dan Gym: Kenapa Olahraga Sekarang Jadi Ajang Pamer Gaya Hidup?

Dibalik Tren Padel dan Gym: Kenapa Olahraga Sekarang Jadi Ajang Pamer Gaya Hidup?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:51 WIB

Pemegang Kupon Siap-siap, Medco Energi Mau Lunasi Obligasi Rp600 Miliar

Pemegang Kupon Siap-siap, Medco Energi Mau Lunasi Obligasi Rp600 Miliar

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:50 WIB

Jago Atur Liburan Mewah tapi Gagal Paham Arti Rumah, Resensi Novel Rumah

Jago Atur Liburan Mewah tapi Gagal Paham Arti Rumah, Resensi Novel Rumah

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:50 WIB

×