Tak Merasa Membunuh Angeline, Margaret Keukeuh Tolak Tandatangan

Siswanto

Rabu, 08 Juli 2015 | 06:57 WIB
Tak Merasa Membunuh Angeline, Margaret Keukeuh Tolak Tandatangan
Tersangka kasus pembunuhan Angeline, Margriet Megawe alias Margaret, digiring polisi saat mengikuti rekonstruksi di rumahnya di Denpasar, Senin (6/7). (Antara)

Suara.com - Ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe (Margaret), tetap menolak diperiksa penyidik Polresta Denpasar sebagai tersangka kasus pembunuhan Angeline.

"Dengan tegas ibu Margaret menolak diperiksa kembali oleh penyidik. Bahkan dia juga mengatakan: kalau sudah punya cukup bukti silakan limpahkan ke pengadilan, itu yang dikatakan klien kami," kata Aldres Napitupulu, salah satu pengacara Margaret, di Polda Bali, Denpasar, Selasa (7/7/2015).

"Klien kami tadi sudah menandatangani surat penolakan diperiksa," katanya.

Margaret, kata Aldres, bersikukuh tidak membunuh anak angkatnya.

"Kita saat ini kan sedang menempuh hukum dalam praperadilan. Apakah benar itu mereka itu ada memiliki bukti-bukti yang memberatkan klien kami," katanya.

Saat ditanya bagaimana kelanjutan kasus tersebut karena Margaret selalu menolak diperiksa, Aldres mengatakan itu kewenangan polisi.

"Ya terserah mereka kasus ini mau diperpanjang atau tidak, itu kewenangan mereka. Ketika di pengadilan nanti, apabila kurang bukti-bukti maka kasus ini akan dikembalikan lagi. Para jaksa pastinya akan meneliti kasus ini dengan cermat," katanya.

Pengacara Margaret lainnya, Dion Pongkor, mengatakan Margaret baru menolak diperiksa dua kali.

"Baru dua kali klien kami menolak diperiksa menjadi tersangka pembunuhan," kata dia.

Sebaliknya, pengacara Margaret mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Denpasar atas penetapan status tersangka terhadap Margaret. Mereka menilai bukti permulaan yang dimiliki polisi tidak cukup untuk menetapkan Margaret menjadi tersangka.

Dalam kasus pembunuhan, selain Margaret, polisi juga menetapkan mantan pembantu Margaret, Agus, menjadi tersangka. Agus mengaku sebenarnya dia tidak membunuh Angeline, melainkan hanya disuruh Margaret menguburkan Angeline.

Polisi masih bekerjakeras mengungkap dalang pembunuh Angeline. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Seperti Biasanya, Anak Margaret ke Kantor Polisi Pakai Motor

Tak Seperti Biasanya, Anak Margaret ke Kantor Polisi Pakai Motor

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 17:28 WIB

PN Denpasar Terima Gugatan Praperadilan Ibu Angkat Angeline

PN Denpasar Terima Gugatan Praperadilan Ibu Angkat Angeline

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 15:13 WIB

Pembunuhan Angeline, Berkas Agus Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Pembunuhan Angeline, Berkas Agus Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 13:34 WIB

Penutupan Masa Sidang DPR Singgung Kasus Angeline

Penutupan Masa Sidang DPR Singgung Kasus Angeline

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 13:22 WIB

Pengacara: Ibu Angkat Angeline Mau Peragakan Adegan

Pengacara: Ibu Angkat Angeline Mau Peragakan Adegan

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 12:49 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×