Anggota Dewan Ini Pesimistis Kabinet Kerja Bisa Wujudkan Nawacita

Ruben Setiawan

Kamis, 09 Juli 2015 | 03:30 WIB
Anggota Dewan Ini Pesimistis Kabinet Kerja Bisa Wujudkan Nawacita
Foto Bersama Kabinet Kerja

Suara.com - Anggota DPR Masinton Pasaribu menanggapi isu perombakan Kabinet Kerja dengan berpendapat bahwa keberadaan menteri-menteri yang tidak kompeten dan tidak profesional jangan sampai menghambat proses pencapaian program Nawacita yang dicanangkan Pemerintah.

"Saya pesimistis dengan model kabinet seperti sekarang ini mampu dalam mewujudkan Nawacita sebagai jalan perubahan," katanya dalam sebuah diskusi tentang perombakan kabinet yang diselenggarakan oleh Partai Rakyat Demokratik (PRD) di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, Nawacita bisa terwujud bila Presiden Joko Widodo ditopang oleh tim dengan roh yang sama, namun sampai saat ini kondisi tersebut belum dapat terwujud.

"Dalam perjalanannya 'kok' semakin tidak kelihatan menuju Nawacita, dan kalau kita mendengar suara-suara masyarakat, ada beberapa menteri yang memang harusnya diganti," ucap Masinton seperti dikutip Antara.

Dia juga mengimbau kepada Presiden agar jangan mengukur kabinetnya dengan ukuran partai dan nonpartai, namun lebih kepada sisi pengabdiannya pada Nawacita sebagai turunan garis besar Pancasila dan UUD 1945.

Masinton juga berpendapat bahwa kelompok ekonom yang disebutnya "mafia berkeley" jangan sampai dimasukkan dalam keranjang Nawacita karena mampu membuatnya kusut dan menggerus aspek nasionalitas.

"Tentu jangan kemudian menyerahkan mekanisme penyelesaian masalah perekonomian kepada kaum neoliberal, karena bisa saja kita akan terperosok ke lubang yang sama," ucap politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.

Eko Sulistyo, Deputi VI Bidang Komunikasi Politik Kantor Staf Presiden, mengakui bahwa tidak sepenuhnya visi dan misi dalam Nawacita terakomodasi di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

"Ada keinginan dari masyarakat, tapi di dalam perjalanannya juga tidak secepat itu," katanya.

Eko juga mengatakan bahwa wacana perombakan kabinet memiliki beberapa dampak bagi pemerintahan saat ini bila benar-benar terwujud. Pertama, perombakan kabinet akan mampu menyegarkan kembali harapan publik untuk kinerja pemerintah.

Kedua, perombakan kabinet mampu menjadi peluang terjadinya konsolidasi politik seperti kemungkinan membuka ruang politik pada partai atau kekuatan politik lain untuk masuk.

"Problem bangsa ini bukan problem kecil, namun problem besar yang tidak bisa dikerjakan hanya oleh kekuatan politik tertentu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Analogi Sepak Bola Prabowo soal Reshuffle: Fokus ke Strategi, Bukan Sekadar Tebak Nama

Analogi Sepak Bola Prabowo soal Reshuffle: Fokus ke Strategi, Bukan Sekadar Tebak Nama

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:52 WIB

Natalius Pigai Tegaskan Tak Takut Kena Reshuffle: Bangun Bangsa Harga Mati

Natalius Pigai Tegaskan Tak Takut Kena Reshuffle: Bangun Bangsa Harga Mati

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:59 WIB

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:58 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Video | Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB

Media Asing Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah Lama Ditunggu, Ternyata Purbaya Dicopot

Media Asing Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah Lama Ditunggu, Ternyata Purbaya Dicopot

News | Senin, 14 September 2026 | 16:30 WIB

Siapa Suahasil Nazara? Ini Profil, Pendidikan, dan Karier Menkeu Pengganti Purbaya

Siapa Suahasil Nazara? Ini Profil, Pendidikan, dan Karier Menkeu Pengganti Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 16:03 WIB

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:54 WIB

Terkini

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:57 WIB

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Batam | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

News | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:51 WIB

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:50 WIB

Siap-siap Amerika Boncos! Iran Mau Luncurkan Rudal Lagi Kalau Ini Terjadi

Siap-siap Amerika Boncos! Iran Mau Luncurkan Rudal Lagi Kalau Ini Terjadi

News | Senin, 21 September 2026 | 13:49 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor, Apa yang Dicari?

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor, Apa yang Dicari?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:46 WIB

×