Antisipasi Raung Meletus, Seribu Rambu Keselamatan Dipasang

Siswanto

Kamis, 09 Juli 2015 | 12:19 WIB
Antisipasi Raung Meletus, Seribu Rambu Keselamatan Dipasang
Asap solfatara menyembur dari Gunung Raung terlihat dari Desa Sumber Arum, Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (4/7). (Antara)

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur menargetkan pemasangan seribu rambu keselamatan di sekitar Gunung Raung selesai sebelum Idul Fitri pada 17 Juli 2015.

Kepala BPBD Jawa Timur Sudarmawan, Kamis (9/6/2015), mengatakan untuk saat ini sebagian rambu telah dipasang di pertigaan dan perempatan jalan kecamatan maupun desa.

Rambu-rambu itu meliputi larangan pendakian, petunjuk aruh jalur evakuasi dan penyelamatan, rambu titik penjemputan dan papan petunjuk lokasi pengungsian.

"Rambu itu dipasang di kawasan terdampak di Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi. Rambu yang telah dikirim sudah mencapai 400 unit bersamaan dengan pengiriman ribuan masker," ujar Sudarmawan.

Sudarmawan menjelaskan rambu jalur evakuasi dipasang berdasarkan hasil update peta kontijensi jalur evakuasi Gunung Raung.

Berdasarkan update peta kontijensi, ada 33 jalur evakuasi untuk keluar menuju wilayah aman dari tiga daerah terdampak.

Hasil update peta kontijensi menyebutkan daerah rawan terkena dampak letusan di Banyuwangi ada 18 desa yang tersebar di lima kecamatan.

Kabupaten Bondowoso di empat desa dan dua kecamatan, serta di Jember ada 3 desa di satu kecamatan.

Kemarin, Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta kepada masyarakat untuk tidak mendekati atau melakukan aktifitas dari radius enam kilometer dari puncak Gunung Raung. Menurutnya, dalam radius itu harus steril.

"Kalau nanti erupsi makin meningkat dan berbahaya, mereka akan langsung kita ungsikan ke tempat yang aman. Khusus untuk zona 0 hingga 6 kilometer harus steril," ujarnya.

Saat ini, aktivitas Gunung Raung terus meningkat.

Selain mulai mengganggu kesehatan warga sekitar, abu juga mengharuskan penerbangan pesawat mengubah untuk menghindari langit diatas Gunung Raung. Bahkan, dua maskapai, Garuda Indonesia dan Wings Air, sudah menghentikan penerbangan Surabaya - Banyuwangi sejak dua hari lalu.

Soekarwo berharap ada langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang ada.

Jika Gunung Raung meletus, Kabupaten Banyuwangi akan merasakan dampak paling besar.

‪Seperti diketahui, gejolak aktivitas vulkanik Gunung Raung terpantau telah berganti-ganti status sejak 18 Oktober 2012, dari Waspada ke Siaga, hingga Normal kembali. Statusnya selalu begitu seterusnya, hingga sejak Senin (29/6) lalu kembali dinyatakan Siaga. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Erupsi Gunung Raung, Kemenhub Keluarkan "Notam"

Erupsi Gunung Raung, Kemenhub Keluarkan "Notam"

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 22:56 WIB

Aktivitas Raung Meningkat, Penerbangan ke Banyuwangi Ditutup

Aktivitas Raung Meningkat, Penerbangan ke Banyuwangi Ditutup

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 15:46 WIB

Siaga Gunung Raung Tak Pengaruhi Penerbangan Banyuwangi-Surabaya

Siaga Gunung Raung Tak Pengaruhi Penerbangan Banyuwangi-Surabaya

News | Senin, 06 Juli 2015 | 20:04 WIB

Steril Radius 3 Kilometer dari Puncak Gunung Raung

Steril Radius 3 Kilometer dari Puncak Gunung Raung

News | Minggu, 05 Juli 2015 | 19:55 WIB

Terkini

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:24 WIB

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun

Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:18 WIB

7 Tips Akuarium Pembawa Hoki dan Kemakmuran Menurut Feng Shui, Perhatikan Jumlah Ikan

7 Tips Akuarium Pembawa Hoki dan Kemakmuran Menurut Feng Shui, Perhatikan Jumlah Ikan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh

Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×