Array

Kalahkan Federer, Djokovic Rebut Gelar Wimbledon Ketiganya

Ruben Setiawan Suara.Com
Senin, 13 Juli 2015 | 07:45 WIB
Kalahkan Federer, Djokovic Rebut Gelar Wimbledon Ketiganya
Novak Djokovic mencium trofi Wimbledon setelah mengalahkan Federer. (Reuters/Stefan Wermuth)

Suara.com - Juara bertahan Novak Djokovic memenangi gelar Wimbledon untuk ketiga kalinya sekaligus mahkota Grand Slam kesembilannya pada Minggu (12/7/2015), setelah mengalahkan Roger Federer. Kemenangan Djokovic memupus keinginan Federer untuk merebut gelar kedelapannya di All England Club.

Petenis peringkat satu dunia itu menang 7-6 (7/1), 6-7 (10/12), 6-4, 6-3 atas Federer. Gelar Wimbledon ini melengkapi kemenangannya pada  Australia Terbuka Januari lalu.

Itu adalah momen yang spesial bagi Djokovic, pasalnya, sebulan yang lalu ia kalah di final Prancis Terbuka dari Stan Wawrinka, satu-satunya gelar yang belum ia menangi sepanjang kariernya.

Jalannya pertandingan

Pada pertandingan yang merupakan ulangan final tahun lalu, ia sempat unggul 4-2 di set pertama dan memiliki dua set point.

Federer kemudian menyelamatkan tujuh set point di set kedua sebelum kemudian mampu menyamakan kedudukan.

Bagaimanapun, Djokovic, mempercepat lajuya dan melaju menuju gelar.

Pertandingan Minggu merupakan pertemuan ke-40 sepanjang karir kedua petenis ini, dan yang ke-12 di Grand Slam.

Djokovic memainkan final utama ke-17nya, berbanding final utama ke-26 milik Federer.

Namun meski Federer mampu menyingkirkan Andy Murray dengan meyakinkan di semifinal, yang mengisyaratkan bahwa ia belum akan pensiun, realitas pada Minggu memperlihatkan petenis Swiss itu gagal merebut gelar Grand Slam ke-17.

Di depan Royal Box yang dipenuhi para bintang tenis dan Hollywood, termasuk Bjorn Borg, Rod Laver, Benedict Cumberbatch, Hugh Grant, dan Bradley Cooper, Federer sempat menguasai keadaan pada awal pertandingan.

Ia mematahkan serve lawannya untuk memimpin 4-2, namun Djokovic balik menekan petenis Swiss itu pada service game keduanya.

Federer kemudian kehilangan dua set point pada game ke-12. Keduanya digagalkan oleh serve 193 kilometer per jam yang dilancarkan Djikovic.

Djokovic mulai di atas angin. Ia melaju melalui tiebreak dengan enam poin beruntun untuk memenangi set pembuka, ketika Federer melakukan 'double fault' saat melakukan serve.

Petenis Serbia itu hanya melakukan tiga 'unforced error' pada set pertama, kesalahan minimal pada pertandingan-pertandingan final semacam ini.

Sementara, Federer melakukan 11 kali 'unforced error, jumlah yang sama yang ia lakukan di semifinal saat mengalahkan Murray.

Federer menyia-nyiakan dua break point pada game kelima dan ke-11 di set kedua, setelah menyelamatkan set point pertama di game kesepuluh.

Hal itu membuka jalan untuk dimainkannya tiebreak, di mana petenis 33 tahun itu menyelamatkan enam set point berikutnya sebelum menyamakan kdudukan pada set point keduanya.

Pada kedudukan 12/10, itu merupakan tiebreak terpanjang di final Wimbledon sejak 2000, ketika Pat Rafter menghadapi Pete Sampras dengan set yang memerlukan 65 menit untuk diselesaikan.

Petenis peringkat satu dunia itu kemudian dengan percaya diri menutup set dengan kedudukan 6-4 dengan hanya dua 'unforced error'.

Djokovic kemudian menekan permainan Federer dan dengan 'break' lainnya membuat ia unggul 3-2 pada set keempat.

Gelar itu berada dalam genggamannya pada jam ketiga, dengan pukulan forehand ke sisi lapangan yang terbuka.

Seperti telah menjadi tradisi bagi petenis Serbia itu, ia merayakannya dengan mencabut rumput di Lapangan Tengah dan memakannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI