Intip Suasana Puasa di Pengungsian Korban Perang di Austria

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 16 Juli 2015 | 15:26 WIB
Intip Suasana Puasa di Pengungsian Korban Perang di Austria
Pengungsi Suriah belanja keperluan Ramadan di Mafraq, Yordania, dengan voucher bantuan. (Reuters/Muhammad Hamed)

Suara.com - Suasana berpuasa di Traiskirchen, Austria berbeda. Di sana umat Muslim berpuasa harus berbaur dengan umat non Muslim.

Namun itu yang menjadi pembeda berpuasa di sana. Terlebih di dekat kawasan itu ada kawasan pengungsian penduduk timur tengah yang negaranya digoyang perang saudara.

Sebuah pemandangan gotong royong pembuatan makanan berbuka dan sahur di sana sangat toleran. Penyelenggaraan pembuatan kudapan itu sediakan Turkish Islamic Cultural Association.

Setiap harinya lebih dari 2.500 orang datang ke sini untuk makan. Mereka sebagian besar pengungsi dari lebih dari 20 negara, termasuk Mongolia, Ukraina, Suriah, Afghanistan, Somalia dan Libya yang tinggal di kamp pengungsian.

"Kami telah menyelenggarakan buka puasa ini selama 14 tahun terakhir," Presiden Turkish Islamic Cultural Association, Erdal Kaymaz, kepada Al Jazeera.

"Awalnya kami mulai dengan memberi makan ke 300 orang. Tetapi telah meningkat setiap tahun karena kenaikan jumlah pengungsi di Austria karena konflik dan dunia politik," kata Kaymaz.

Makanan tersedia berkat kucuran dana dari amal masyarakat dunia, termasuk para pebisnis. Sementara para relawan sebagian besar para pengungsi dan warga Austria.

"Kami telah memiliki koki yang sama selama 14 tahun terakhir. Dia memasak makanan yang semua orang suka," katanya.

Lebih dari 150 kilogram daging, 100 kilogram beras dan sayuran dimasak selama Ramadan. Salah satu koki di sana, Isa Kiris mengatakan aktivitasnya terus berlangsung seharian untuk menyiapkan sahur dan berbuka.

"Saya senang semua orang menyukai masakan saya. Mereka tidak pernah mengeluh dan saya memberikan yang terbaik untuk mereka makan. Aku bisa merasakan rasa sakit dari orang-orang, yang telah meninggalkan negara mereka karena keadaan sulit," kata Isa.

Para relawan bukan cuma Muslim, ada juga yang Kristen. Salah satunya Claudia Jahns-Kozan. Dia sudah sebulan menjadi relawan.

"Ini adalah tugas dari setiap orang Austria untuk datang dan membantu di sini. Ini adalah saudara-saudara kita dari negara jauh menjalani kehidupan keras," kata Jahns-Kozan.

Para pengungsi senang selama Ramadan. Mereka menyebut, ini sebagai dapur Ramadan gratisan.

"Saya tinggal di kamp pengungsi dan saya datang ke sini dengan istri saya untuk makan makanan yang enak ini," kata Alexa, pengungsi dari Ukraina.

"Ini jauh lebih baik daripada makanan di kamp pengungsian. Saya seorang Kristen dan saya telah mendengar bahwa Ramadan akan segera berakhir. Ini menyedihkan," kata Alexa. (Al Jazeera)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eddies Adelia Senang Puasa Kali Ini Bisa Banyak Sedekah

Eddies Adelia Senang Puasa Kali Ini Bisa Banyak Sedekah

Entertainment | Rabu, 15 Juli 2015 | 11:24 WIB

Berbarengan Tahun Ajaran Baru, Omzet Penjualan Parsel Turun

Berbarengan Tahun Ajaran Baru, Omzet Penjualan Parsel Turun

| Selasa, 14 Juli 2015 | 15:44 WIB

Puncak Arus Mudik di Nagrek Diprediksi Terjadi Rabu

Puncak Arus Mudik di Nagrek Diprediksi Terjadi Rabu

News | Senin, 13 Juli 2015 | 21:50 WIB

Penjualan Beduk Mulai Ramai

Penjualan Beduk Mulai Ramai

| Senin, 13 Juli 2015 | 14:36 WIB

Unik, Warga Kaitetu Sedekah Ketupat ke Masjid

Unik, Warga Kaitetu Sedekah Ketupat ke Masjid

| Senin, 13 Juli 2015 | 04:00 WIB

Lebaran Sebentar Lagi, Omzet Pedagang Bedug Malah Turun

Lebaran Sebentar Lagi, Omzet Pedagang Bedug Malah Turun

| Minggu, 12 Juli 2015 | 22:15 WIB

Ini Tips Pola Makan untuk Cegah Kantuk di Perjalanan Mudik

Ini Tips Pola Makan untuk Cegah Kantuk di Perjalanan Mudik

Health | Senin, 13 Juli 2015 | 07:01 WIB

Setelah Menikah, Ini Kebiasaan Baru Andien di Bulan Puasa

Setelah Menikah, Ini Kebiasaan Baru Andien di Bulan Puasa

Entertainment | Senin, 13 Juli 2015 | 06:44 WIB

Mudik, Warga Bisa Titipkan Kendaraan di Kantor Polisi

Mudik, Warga Bisa Titipkan Kendaraan di Kantor Polisi

News | Sabtu, 11 Juli 2015 | 13:39 WIB

Pemeriksaan Angkutan Lebaran

Pemeriksaan Angkutan Lebaran

| Sabtu, 11 Juli 2015 | 12:41 WIB

Terkini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB