Kapolda Metro Nilai Kelompok Pro Kemerdekaan Terlibat di Tolikara

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 21 Juli 2015 | 19:29 WIB
Kapolda Metro Nilai Kelompok Pro Kemerdekaan Terlibat di Tolikara
Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya usai pertemuan dengan para pimpinan ormas Islam di Jakarta, Selasa (21/7/2015). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian menilai ada kelompok pro kemerdekaan yang sengaja membuat kerusuhan di Tolikara, Papua. Untuk itu, Tito meminta pimpinan ormas Islam di Jakarta tidak terpancing, serta tidak menyimpulkan insiden tersebut sebagai isu agama.

"Karena kalau tidak paham setting-nya, ini ada beberapa kelompok yang inginkan kemerdekaan. Dan itu salah satu setting-nya yang dikumandangkan masalah konflik, HAM dan lain-lain, dan selalu itu," kata Tito, usai menggelar pertemuan dengan sejumlah ormas Islam di Mapolda Metro Jaya, Selasa (21/7/2015).

Namun, mantan Kapolda Papua itu tidak mau menyebut kelompok pro kemerdekaan yang diduga telah merencanakan kerusuhan tersebut. Meski demikian, menurutnya kelompok tersebut memang telah menyebar di berbagai jaringan termasuk di dalam pemerintahan Papua.

"Saya tidak mau menyebutkan orangnya, tapi selalu kelompok-kelompok yang pro kemerdekaan itu dia berusaha masuk ke berbagai jaringan dan segmen di Papua. Yah, mereka juga berusaha masuk ke situ, termasuk ke kalangan birokrat," katanya.

Tito juga mengaku paham betul karakter masyarakat Papua. Dia pun memastikan, kerusuhan Tolikara bukan dilatarbelakangi masalah agama.

"Kami meyakini peristiwa di sana merupakan bukan masalah agama secara umum. Jadi, warga di Papua tahu persis, mereka moderat dan toleran keagamaan. Belum ada konflik atas nama agama," kata Tito.

Saat ini, menurut Tito, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap dalang kasus kerusuhan yang terjadi pada Jumat (18/7/2015) lalu itu.

"Aktor intelektual yang bermain sedang diselidiki di sana, jadi kita tidak mempunyai kewenangan itu dan tidak mengetahui langkahnya. Tapi yang jelas, kita ikuti langkahnya. Biarkan tim bekerja sampai tuntas," tegasnya.

Untuk itu, Tito juga berharap agar masyarakat bisa menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. Dia pun mengimbau agar seluruh warga Jakarta turut menjaga keamanan, dan tidak mudah terpancing kasus kerusuhan di Tolikara.

"Hati-hati dalam menyampaikan pernyataan. Jangan sampai salah," tandas Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua

Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Geram Gegara Gelagapan di Sidang, Hakim MK Semprot Kubu Cagub-Cawagub Tolikara: Kuasa Hukum kok Gak Ngerti?

Geram Gegara Gelagapan di Sidang, Hakim MK Semprot Kubu Cagub-Cawagub Tolikara: Kuasa Hukum kok Gak Ngerti?

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 11:15 WIB

Aksi Brutal Buntut 3 Komisioner KPU Tolikara Dipecat, Massa Bakar Kantor KPU Papua Pegunungan

Aksi Brutal Buntut 3 Komisioner KPU Tolikara Dipecat, Massa Bakar Kantor KPU Papua Pegunungan

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 15:51 WIB

Polres Tolikara Diserang, 1 Warga Tewas Dan 5 Polisi Terluka

Polres Tolikara Diserang, 1 Warga Tewas Dan 5 Polisi Terluka

News | Selasa, 20 Desember 2022 | 11:11 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×