Aksi Brutal Buntut 3 Komisioner KPU Tolikara Dipecat, Massa Bakar Kantor KPU Papua Pegunungan

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Rabu, 14 Agustus 2024 | 15:51 WIB
Aksi Brutal Buntut 3 Komisioner KPU Tolikara Dipecat, Massa Bakar Kantor KPU Papua Pegunungan
Polisi tengah melakukan penyelidikan kasus pembakaran Kantor KPU Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu (14/8/2024). (ist)

Suara.com - Polisi tengah melakukan penyelidikan kasus pembakaran Kantor KPU Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu (14/8/2024). Pembakaran ini diduga dilakukan oleh massa aksi forum lintas masyarakat dan pemuda bersatu se-kabupaten Tolikara.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan aksi pembakaran tersebut menghanguskan Hotel Wamena. Hotel ini diketahui disewa untuk dijadikan kantor KPU Provinsi Papua Pegunungan.

"Benar hari Rabu, bertempat di Jalan Hom-hom Wamena telah terjadi pembakaran kantor KPU Provinsi Papua Pegunungan yang dilakukan oleh massa aksi forum lintas masyarakat dan pemuda bersatu se-Kabupaten Tolikara,” kata Ignatius, dalam keterangannya kepada Suara.com, Rabu.

Sementara itu, Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo, mengatakan pembakaran itu terjadi sekira pukul 07.30 WIT.

Saat itu, kata Heri, massa aksi forum lintas masyarakat dan pemuda bersatu se-Kabupaten Tolikara tiba di Kantor KPU Provinsi Papua Pegunungan.

Setelahnya massa merangsek masuk ke dalam kantor KPU Papua Pegunungan untuk bertemu dengan komisioner KPU. Massa yang geram lantaran tidak menemukan komisioner KPU kemudian langsung melakukan pembakaran.

“Massa aksi masuk kedalam kantor KPU Papua Pegunungan untuk bertemu Komisioner KPU Provinsi Papua Pegunungan. Tetapi tidak menemukan Komisioner KPU Provinsi Papua Pegunungan, sehingga melakukan Pembakaran terhadap Kantor KPU,” ucap Heri.

Pembakaran kantor KPU di Papua Pegunungan kata Heri, disebabkan oleh adanya surat KPU RI No. 2806/HK.06.4-SD/04/2024 untuk memberhentikan sementara 3 Komisioner dan memberikan teguran keras terhadap 2 komisioner KPU Kabupaten Tolikara.

“Saat ini kami pihak Kepolisian tengah melakukan proses hukum terhadap para pelaku aksi pembakaran Kantor KPU tersebut,” ucap Heri.

Sebelum melakukan aksi pembakaran, Heri mengatakan pihaknya sempat melarang agar massa tidak masuk ke dalam kantor KPU. Namun massa yang beringas membuat petugas kewalahan hingga peristiwa itu tidak dapat dicegah.

Setelah mendapatkan tambahan personel, aparat dapat meringkus massa yang ikut dalam aksi pembakaran itu.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan 69 orang pria dan 12 wanita yang terlibat dalam aksi ini. Petugas juga menyita senjata tajam yang saat itu dibawa oleh massa aksi.

“Petugas mengamankan 69 orang laki laki dan 12 orang perempuan, dan menyita senjata tajam. Saat ini mereka digelandang ke Mapolres Jayawijaya,” tandas Heri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trotoar Depan Gedung KPUD Jakarta Tertutup Beton, Warga Protes: Nyusahin Orang Mau Jalan Kaki!

Trotoar Depan Gedung KPUD Jakarta Tertutup Beton, Warga Protes: Nyusahin Orang Mau Jalan Kaki!

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:49 WIB

Settingan 'Kotor' Elite Politik, Perludem Sebut Bakal Ada Calon Gubernur Independen di Pilkada Jakarta

Settingan 'Kotor' Elite Politik, Perludem Sebut Bakal Ada Calon Gubernur Independen di Pilkada Jakarta

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 13:36 WIB

Waduh, KPU Temukan Pemilih Ganda di Pilkada Jabar, Totalnya Segini!

Waduh, KPU Temukan Pemilih Ganda di Pilkada Jabar, Totalnya Segini!

Kotak Suara | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 17:43 WIB

Amnesty International Indonesia: Usut Tuntas Pembunuhan Pilot Selandia Baru di Papua

Amnesty International Indonesia: Usut Tuntas Pembunuhan Pilot Selandia Baru di Papua

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 16:40 WIB

Terkini

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:44 WIB

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:34 WIB

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:33 WIB

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Viral Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Diduga Rp 700 Ribu per Pasang, KPK Lakukan Kajian

Viral Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Diduga Rp 700 Ribu per Pasang, KPK Lakukan Kajian

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:29 WIB

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:23 WIB

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:20 WIB