Ahok Bingung Cara Bersihkan Sampah di Dasar Laut Kepulauan Seribu

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 23 Juli 2015 | 11:37 WIB
Ahok Bingung Cara Bersihkan Sampah di Dasar Laut Kepulauan Seribu
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kanan) saat di Kepulauan Seribu, Selasa (7/4/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku, belum mendapatkan jalan keluar bagaimana cara membersihkan sampah di kedalaman laut di Kepulauan Seribu yang bakal dijadikan destinasi wisata diving.

Kemungkinan, kata Ahok, upaya  pembersihan sampah di dasar laut itu akan menggunakan rumpon atau sarang buatan untuk ikan.

"Itu makanya dari kiri kanan terlalu banyak. Saya belum kepikiran cara bersihin sampah dalam laut gimana, kita siapin rumpon-rumpon aja nanti," kata Ahok kepada wartawan, Kamis (23/7/2015).

Menurutnya, nantinya  Pemprov DKI bakal mempersiapkan jaring untuk mengangkut sampah yang datang dari luar pulau tersebut.

"Soalnya ini kan ada dari kiri kanan, ada dari Banten, Jabar, seharusnya semua sungai ke muara kita mau pasang jaring supaya sampahnya ngangkut," kata Ahok.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berharap warga Kepulauan Seribu mendukung dan membantu menjadikan daerah mereka menjadi destinasi wisata.

"Khusus warga Kepulauan Seribu ke depan, diharapkan bisa menjadikan wilayahnya sebagai daerah tujuan wisata, dengan begitu apabila ada masyarakat yang ke sini bisa meningkatkan (perekonomian) dan kesejahteraan warga Kepulauan Seribu," ujar Djarot di hadapan warga Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jumat (10/7/2015).

Agar wisatawan senang datang ke Kepulauan Seribu, Djarot berharap warga menyambut mereka dengan ramah.

"Persiapkan diri kita, warga Kepulauan Seribu yang bisa menerima tamu dengan baik, dan ramah, dan kita memberikan suasana yang nyaman bagi masyarakat yang datang," ujarnya.

Yang lebih penting lagi, Ia mengajak warga Kepulauan Seribu untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tak membuang sampah sembarangan.

"Kalau kita pengin orang datang ke Pulau Seribu, harusnya Pulau Seribu jernih-jernih lautnya, bebas dari sampah. Makanya kita betul-betul dijaga dalam membuang sampah, ini kalau bisa bebas dari sampah pulaunya di Kepulauan Seribu biar bagus dan nyaman," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nunggak Pajak, Pemprov DKI Berencana Bongkar Mal Green Tebet

Nunggak Pajak, Pemprov DKI Berencana Bongkar Mal Green Tebet

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 10:11 WIB

Ide Tank Jadi Rumpon Wisata, TNI AD: Dukung Tapi Tak Spontan

Ide Tank Jadi Rumpon Wisata, TNI AD: Dukung Tapi Tak Spontan

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 14:41 WIB

Tank Bekas PD II akan Dijadikan Rumpon, Ini Tanggapan TNI AD

Tank Bekas PD II akan Dijadikan Rumpon, Ini Tanggapan TNI AD

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 13:45 WIB

Alasan Tank Eks Zaman Bung Karno Jadi Rumpon di Kepulauan Seribu

Alasan Tank Eks Zaman Bung Karno Jadi Rumpon di Kepulauan Seribu

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 12:38 WIB

Terkini

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

×